Denpasar, Humas Bali - Setelah digelar selama dua hari dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bali, kegiatan Peningkatan Pelayanan Publik Sabtu (24/2/2024) ditutup oleh H. Arjiman selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
Sebelum ditutup pada hari kedua ini kegiatan masih menghadirkan satu narasumber dari Warta Global yang juga merupakan praktisi publik speaking. Peserta diajak untuk lebih mendalami dan juga lebih berani dalam berkomunikasi dengan baik.
Kabag TU dalam arahannya mengharapkan peserta kegiatan ini nantinya dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna layanan yang hadir langsung di PTSP maupun melakukan koordinasi secara online.
“Saya berharap pula dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat menyamakan persepsi di bidang pelayanan publik. Terlebih pada tahun 2024 ini Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali kembali mendapatkan mandat sekaligus tantangan yang diberikan oleh Menteri Agama RI dalam kompetisi pelayanan publik mewakili Kementerian Agama se Indonesia, yaitu PEKPPP (Pemantauan Dan Evaluasi Penyelenggaran Pelayanan Publik). Sehingga perlu dilakukan sinergitas bagaimana format dan pola layanan agar sama antara kanwil dan seluruh PTSP di Kabupaten Kota se Bali,” ujar Kabag TU.
Arjiman secara tegas menekankan pentingnya untuk petugas layanan yang menjadi peserta dalam kegiatan ini untuk mampu menjadi garda depan yang berkualitas. Berkualitas yang dimaksud adalah bahwa para petugas layanan baik petugas PTSP maupun petugas keamanan mampu menampilkan performa yang rapi, sikap yang sopan, tutur Bahasa yan santun dan yang terlebih penting adalah mampu memberikan pelayanan kepada siapapun yang datang tanpa melihat jabatan maupun penampilan.
“Kanwil Kemenag Provinsi Bali tahun ini akan melangkah pada pelayanan prima yang lebih baik lagi, jadi saya perlu tekankan kepada semua petugas layanan dan juga petugas keamanan pda seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Provinsi Bali agar mampu menampilkan pelayanan yang professional dan juga berkeadilan. Saya tidak ingin mendengar adanya aduan layanan ataupun saya melihat langsung adanya petugas layanan yang tidak menampilkan performa yang terbaik,” tegas Arjiman.
Kegiatan Peningkatan Pelayanan Publik ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari unsur Petugas PTSP, Petugas Keamanan, dan seluruh Petugas layanan pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan Kankemenag Kabupaten/Kota. Adapun narasumber yang dihadirkan adalah praktisi penyandang disabilitas, Triple E, dan praktisi public speaking. Menyemarakkan kegiatan ini diisi dengan pembagian hadiah kecil bagi peserta yang aktif selama mengikuti materi.(sn)