Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Ka.Kanwil Komang Sri Marheni : Bangun Tim Yang Kuat Dengan Cermin Diri Kita

(Humas Bali), Bertempat di Wyndham Taman Sari Jivva Resort Bali, Banjarangkan, Klungkung, Kamis, 5 November 2020, Komang Sri Marheni selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan kepada peserta kegiatan Tim Building bahwa “sebelum membangun sebuah tim, bangunlah diri kita sendiri dengan cara kuatkan iman kepada pencipta, siap menerima kritik dan saran maupun hujatan dari orang lain sehingga mental dan karakter kita dapat terbentuk. Jangan cepat men-stigma orang lain karena di massa pandemi ini sensitifitas sangat tinggi, maka dari itu jadilah manusia yang moderat dan berada di tengah-tengah. Jika cermin tersebut telah di implementasikan dalam diri kita, niscaya kita dapat membentuk sebuah tim yang kuat dan memiliki rasa saling memiliki serta dapat menularkan kepada anak didik kita.”


Arahan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli dengan mengambil tema Melalui Tim Building Dan Pengembangan Mental Guru Agama Hindu Kita Tingkatkan Displin Protokol Kesehatan Untuk Menuju Indonesia Maju, dimana I Made Subawa sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli turut mendampingi Ka.Kanwil, Sri Marheni.


“Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini untuk membangun pribadi yang positif dalam pengembangan mental guru Agama Hindu serta meningkatkan disiplin protokol kesehatan menuju Indonesia Maju. Dan sekaligus membangun simakrama, manfaatkan momentum ini dengan bertukar informasi dan berdialog dengan para nara sumber sehingga setelah kegiatan ini selesai dapat berbagi kepada rekan-rekannya dan menerapkannya di lingkungan sekolah juga anak didiknya. Karena besar harapan kami dari Kementerian Agama kepada bapak ibu sebagai perpanjangan tangan dalam dunia pendidikan agama Hindu untuk membentuk karakater peserta didik yang tidak lokal sentris dan memiliki rasa saling memiliki dan menghargai” ungkap Ka.KanKemenag, Made Subawa.


Meskipun jumlah peserta yang berjumlah 125 orang yang terdiri dari Guru Agama Hindu Tingkat SD, SMP dan SMAK dan hanya berlangsung 1 hari yaitu Kamis, 5 November 2020 protokol kesehatan diterapkan dengan sangat ketat dan panitiapun mengizinkan kepada peserta yang merasa kondisi kesehatannya kurang baik untuk meninggalkan acara dan tetap mendapatkan haknya.

Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Pelaksanaan Ujian Dinas Dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) Tahun 2020 Pada Kanwil Kemenag Provinsi Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: