Dalam rangka meningkatan profesionalisme dan kompetensi Penyuluh Agama Hindu di bidang Jurnalistik maka Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah menggelar kegiatan Workshop Jurnalistik Penyuluh Agama Hindu Tahun Anggaran 2023 yang bertempat di Hotel Nirmala, Denpasar Barat, Senin, 16 Oktober 2023.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni menghadiri dan sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi. Turut hadir mendampingi Kakanwil, Kepala Bidang Urusan Agama Hindu yang diwakili oleh ketua tim kerja Bidang Urusan Agama Hindu, Ni Nyoman Sudiani.
Mengawali sambutannya Kakanwil Komang Sri Marheni menyampaiakan bahwa penyuluh dianggap sebagai ujung tombak dan garda terdepan umat, penyuluh diananggap sebagai pusat informasi, penasehat dan narasumber, untuk itu penyuluh perlu tampil berbeda baik itu secara performance dan materi yaitu dengan mengoptimalkan tugas dan fungsi melalui pemahaman ajaran agama dalam menulis dan mempublikasikan berita, artikel maupun karya tulis yang berbasis jurnalistik.
“Berita dan persoalan keagamaan saat ini begitu riskan karena semuanya serba digital, mudah sekali menelusuri rekam jejak di media digital, suatu peristiwa sangat cepat menjadi viral dalam hitungan detik, terlebih lagi jika berita itu diolah menjadi paham radikalisme, intolerasi dan berita bohong yang dapat memprovokasi berakibat terpecahnya persatuan dan kesatuan NKRI” ucap Marheni.
Saat ini Jurnalistik bagi masyarakat yang sangat plural seperti Indonesia adalah kebutuhan, terutama menjelang tahun politik. Untuk itu sangat penting penyuluh yang bertindak sebagai jurnalis memahami penulisan jurnalistik yang netral dengan baik dan benar saat mempublikasikan kajian terhadap teks agama di sebuah media agar masyarakat mudah memahami.
“Kementerian Agama ingin agar agama dapat dipahami dan diamalkan oleh umat dengan paham dan bentuk pengamalan yang moderat” tutur Marheni.
Melalui kegiatan ini Kakanwil Komang Sri Marheni berharap kepada penyuluh selalu menjalin sinergi dengan media masa dan memanfaatkan berbagai media digital yang ada agar apa yg dikerjakan dapat diketahui dan dikenal oleh masyarakat.
Saat diwawancarai oleh TVRI Kakanwil menyampaikan bahwa dengan wawasan agama dan inovasi yang dimiliki, Penyuluh Agama Hindu mampu menggembangkan literasi keagamaan dalam melakukan penyuluhan pada umat beragama melalui jurnalistik sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan di bidang agama.
“Melalui Orientasi ini saya ingin agar penyuluh Agama Hindu dapat selalu menjaga hubungan sosial antara masyarakat dan media serta selalu berkoordinasi dengan instansi pemerintah yang terkait dengan penyuluhan” ucap Marheni.
Mengusung tema “Orientasi Jurnalistik Menjadikan Penyuluh Cerdas Dan Brinovasi Dalam Bimbingan Penyuluhan” Workshop ini berlangsung selama 4 (empat ) hari Senin 16 Oktober hingga 19 Oktober 2023 dan diikuti 82 orang peserta Penyuluh Agama Hindu PNS, Non PNS dan PPPK dari perwakilan masing-masing Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali.(ca)