Penyelenggaraan Festival
Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Seni Keagamaan Tahun 2022 dengan tema “Harmoni dalam Keberagaman” telah berlangsung
tadi malam di Plataran Garuda Mandala, Kompleks Candi Prambanan, Jumat, 2
Desember 2022. Turut hadir dalam perhelatan festival ini Kepala Kantor Willayah
Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
yang diwakili oleh Abdul Rochman (Stafsus Menag) memberikan apresiasi
atas terselenggaranya kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen
Bimas) Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam kesempatan ini Abdul
Rochman menyampaikan bahwa konsep moderasi beragama merupakan rumah bersama
bagi bangsa Indonesia. “Penguatan moderasi beragama pada dasarnya adalah
menghadirkan negara sebagai rumah bersama yang adil dan ramah bagi bangsa
Indonesia untuk menjalani kehidupan beragama yang rukun, damai, dan makmur.
Moderasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan
kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global ” tutur Abdul Rochman
Festival yang akan berlangsung
selama 5 hari, 1 hingga 5 Desember 2022 menghadirkan 521 peserta dari 34
provinsi serta dibalut dengan 4 rangkaian kegiatan utama, yaitu kesenian dengan
menampilkan 61 penampilan seni tari, musik tradisional, lagu keagamaan, dan
seni kreasi dari berbagai daerah di Indonesia, pameran produk-produk UMKM,
berupa makanan-minuman, suvenir, paket wisata budaya, sarasehan dengan tema
Potret Moderasi Hari ini dan Tantangannya ke Depan; dan pemberian penghargaan
kepada Tokoh Hindu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Pada akhir sambutannya Abdul
Rochman menginginkan agar kegiatan yang diselenggarakan ini dijadikan pedoman
bagi umat dalam menggali dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur kearifan
lokal yang ada di Nusantara.(CA)