Humas Bali, Rabu 6/4/22, Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Bali melalui Bidang Pendidikan Agama Hindu menggelar kegiatan Penguatan
Moderasi Beragama Bagi Siswa Hindu di Hotel Plagoo Holiday Nusa Dua Badung.
Kegiatan yang berjalan sesuai penerapan protokol kesehatan ini digelar selama 3
(tiga) hari terhitung mulai hari ini rabu tanggal 6 April hingga jumat tanggal
8 April 2022.
Mengangkat tema “Melalui Penguatan Moderasi Beragama Bagi
Siswa Hindu Kita Ciptakan Generasi Hindu Unggul dan Moderat” dan kegiatan ini
bertujuan untuk menguatkan pelaksanaan Moderasi Beragama dalam meningkatkan
komitmen kebangsaan, yakni penerimaan terhadap Pancasila sebagai dasar negara
dan UUD 45 sebagai konstitusi negara, meningkatkan toleransi, anti kekerasan
dan penerimaan tradisi serta budaya lokal terhadap siswa Hindu di Bali.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, ibu
Komang Sri Marheni yang berkesempatan hadir untuk memberi arahan sekaligus
membuka secara resmi kegiatan ini, sangat berterima kasih terhadap semua peserta
yang hadir dengan jumlah lengkap 40 (empat puluh) orang siswa yang terbagi dari
15 siswa Hindu Kabupaten Jembrana, 15 Siswa Hindu Kabupaten Badung dan 10 Siswa
Hindu Kota Denpasar, karena telah mengikuti aturan protap kesehatan yang di
instruksikan oleh Panitia penyelenggara kegiatan. Serta Ka. Kanwil memberikan
Apresiasi terhadap jajaran Panitia dari Bidang Pendidikan Hindu karena telah
mempersiapkan kegiatan dengan sangat baik.
Ka.Kanwil yang didampingi Kabid Pendidikan Agama Hindu, ibu
Ida Ayu Dharmayanti dan Ketua Panitia, ibu Sulastri, dihadapan seluruh peserta
menyebutkan bahwa sangat bersyukur bisa bertemu para siswa Hindu dalam kegiatan
Penguatan Moderasi Beragama Bagi Siswa Hindu ini, karena mungkin telah lama
kita dihadapkan dengan situasi pandemi yang telah melanda kita di Bali,
Indonesia bahkan seluruh dunia. Jadi dalam momentum ini mari kita jaga disiplin
prokes yang telah dianjurkan pemerintah, agar apa yang kita rasakan sekarang
ini bisa berdikusi dan bertemu secara langsung untuk berbagi ilmu serta
bertukar pikiran tidak terhambat oleh naiknya klaster dari pandemi ini. Ujar Ka.Kanwil.
Moderasi beragama sesungguhnya adalah kunci terciptanya
toleransi dan kerukunan, karena dalam Moderasi beragama terkandung nilai-nilai
prilaku harmoni dan kedamaian dalam menjalani hidup di masing-masing pemeluk
Agama. Hal inilah yang menjadi Program utama dari Kementerian Agama dan menjadi
cita-cita suci umat beragama di Indonesia dalam balutan Kebinekaan. Agama Hindu
mengajarkan toleransi yang dapat kita sebut dengan Tatwamasi, hidup
berdampingan dengan sesama umat beragama secara intern dan mulia. Engkau adalah
Aku dan Aku dalah Engkau, yang artinya umat Hindu sangat menghindari adanya
hidup yang berselisih, hidup yang berseteru dan hidup dengan konflik, Ucap Ka.Kanwil.
Terakhir Ka.Kanwil berpesan kepada seluruh peserta siswa
Hindu, dalam pesatnya kemajuan teknologi pada jaman sekarang, agar para siswa
Hindu khususnya di Provinsi Bali baik-baiklah memanfaatkan sosial media. Di era
digitalisasi sekarang ini, memang kita harus melek dengan yang namanya ilmu
teknologi, tetapi jangan sampai teknologi itu yang menguasai kita, namun harus
dibalik kitalah yang harus menguasai teknologi itu sendiri, dengan harapan kita
sebagai generasi muda bangsa dapat terhidar dari isu-isu hoax dan berita yang
provokatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa ini, tutup Ka.Kanwil yang
dilanjutkan dengan pemukulan Gong tertanda dibukanya secara resmi Kegiatan
Penguatan Moderasi Beragama Bagi Siswa Hindu Tahun 2022.(tam)