Bidang PHU - Bali : Untuk mengintensifkan pengawasan pelayanan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) dalam masa pelunasan biaya haji, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melakukan pemantauan pelunasan di sejumlah BPS-BPH, Selasa (25/3).
Pemantauan dilakukan di Bank Muamalat Indonesia, Jalan Teuku Umar Denpasar, Bank Rakya Indonesia Syariah Jalan Mahendradata Denpasar, Bank Negara Indonesia Syariah Jalan Gatot Subroto Denpasar dan Bank Syariah Mandiri Jalan Bay Pass Ngurah Rai Sanur. Turut dalam pemantauan tersebut Kasi Akomodasi, Transportasi dan Perlengkapan, H. Suhatril, Kasi Pendaftaran dan Dokumen, H. Muhammad Nasihuddin dan Penyiap Bahan Perlengkapan Haji, Evi Yuhana.
Dalam pemantauan tersebut, seluruh bank telah memberikan pelayanan seoptimal mungkin kepada calon tamu Allah. Pihak perbankan juga telah secara langsung memberikan souvneir yang menjadi hak setiap jamaah haji pada saat pelunasan biaya haji. "Alhamdulillah seluruh bank sudah memberikan souvenir sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama," ujar H. Suhatril.
Walau telah diberikan, H. Suhatril mengakui kalau masih ada satu BPS-BPIH yang sampai saat ini belum memberikan buku manasik haji kepada jamaah dikarenakan droping dari pusat belum sampai di Provinsi Bali. "Bank Mandiri Syariah walau agak terlambat namun sudah mendistribusikan buku manasik haji kepada jamaah. Hanya BRI Syariah yang informasinya buku manasik haji baru akan sampai di Bali pada pekan-pekan ini," jelas Kasi ATP Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Bali.
Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji, H. Muhammad Nasihuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelayanan yang diberikan BPS-BPIH kepada jamaah haji pada masa pelunasan biaya haji yang akan berlangung sampai 15 April 2019 mendatang. Namun pihak Kanwil Bali juga meminta tolong agar membantu mengingatkan jamaah agar memenuhi persyaratan untuk persiapan pengurusan visa plus segera membawa bukti pelunasan kepada pihak Kankemenag Kabupaten/Kota.
"Kami sempat menemukan ada foto jamaah yang kurang memenuhi syarat, pakaian jamaah berwarna kurang kontras dengan background putih. Mohon jamaah diingatkan dan disarankan agar mengganti fotonya untuk sekaligus persiapan pengurusan dokumen haji berikutnya," jelas Nasihuddin. Begitupula Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji juga meminta agar pihak BPS-BPIH tidak sungkan-sungkan berkoordinasi dengan pihak PHU Kabupaten/Kota atau Kanwil Bali jika menemukan kendala dalam proses pelunasan biaya haji. (dean)