Surabaya (Kemenag) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni Plt. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Mufi Imron Rosyadi, melepas keberangkatan 371 jemaah haji dari Provinsi Bali pada Jumat (31/05/2024). Para jemaah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB 71 dan diberangkatkan langsung dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Jumat pagi.
“Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya agar para jemaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Marheni, memastikan seluruh jemaah dapat berangkat menuju tanah suci.
Pada tahun 2024, Provinsi Bali mendapatkan kuota awal sebanyak 733 jemaah. Namun, karena ada dua jemaah yang menunda keberangkatan dan dua lainnya batal karena masalah visa, total jemaah menjadi 729 orang. Selain itu, terdapat 25 jemaah yang mutasi berangkat dari luar Provinsi Bali dan tambahan 11 jemaah mutasi masuk, sehingga jumlah jemaah yang berangkat dari Bali adalah 715 orang.
Rincian jemaah haji dari Bali adalah sebagai berikut: Denpasar 270 jemaah, Badung 124 jemaah, Buleleng 85 jemaah, Jembrana 82 jemaah, Klungkung 20 jemaah, Karangasem 31 jemaah, Tabanan 36 jemaah, Gianyar 47 jemaah, Bangli 16 jemaah, ditambah satu Petugas Pembimbing Ibadah KBIHU dan tiga jemaah Petugas Haji Daerah (PHD).
Suasana haru dan bahagia menyelimuti wajah para jemaah, terutama para lansia yang telah lama merindukan kesempatan beribadah di tanah suci. Talbiyah yang berkumandang menambah suasana haru saat melepas keberangkatan mereka.
Namun, sesaat sebelum keberangkatan kloter 72, musibah menimpa Haji Raminah Sodo, seorang jemaah berusia 71 tahun dari Kabupaten Buleleng, yang mengalami pergeseran pada lengannya akibat terjatuh di kamar mandi. Ia segera dibawa ke Rumah Sakit Haji dan dijadwalkan berangkat pada kloter berikutnya, setelah mendapat rekomendasi dari dokter.
Sehari sebelum keberangkatan, jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Hall Mina dan Musdalifah Asrama Haji Embarkasi Surabaya dengan layanan sistem OSS (One Stop Service). Seluruh proses layanan jemaah haji berjalan lebih cepat dan efisien. Layanan OSS ini mencakup pemeriksaan kesehatan, penyerahan Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), bukti lunas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), kartu makan, penempatan kamar, gelang identitas, paspor, visa, boarding pass, serta living cost selama di Tanah Suci.
Sebanyak 11 bus mengantarkan jemaah kloter 71 dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Mereka akan terbang ke Jeddah dengan maskapai Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SV-5143 pada pukul 03.05 WIB. Sementara itu, kloter 72 diberangkatkan dengan maskapai yang sama nomor penerbangan SV-5207 pada pukul 10.50 WIB.
Dengan menempuh penerbangan selama kurang lebih sembilan jam, jemaah kloter 71 dijadwalkan tiba di Jeddah pada pukul 12.00 WAS dan kloter 72 pada pukul 19.45 WAS. Kepulangan jemaah kloter 71 dijadwalkan pada 11 Juli 2024 pukul 15.20 WAS dan tiba di tanah air pada 12 Juli pukul 08.35 WIB dengan penerbangan Saudi Arabian Airlines nomor SV-5208. Sementara itu, kloter 72 dijadwalkan kembali pada 11 Juli 2024 pukul 17.20 WAS dan tiba pada 12 Juli pukul 10.35 WIB dengan penerbangan nomor SV-5622.
Keberangkatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para jemaah haji dari Bali. Rasa syukur dan kebahagiaan jelas terpancar dari wajah mereka setelah melalui berbagai persiapan yang panjang dan penuh kesabaran.(sn)