Surabaya (Kemenag) - Sebanyak 352 Jemaah haji asal Provinsi Bali yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 72 telah diberangkatkan menuju Tanah Suci pada pukul 10.50 WIB dengan maskapai penerbangan SV-5207. Namun, dari total 354 jemaah, salah satu mengalami musibah yang mengakibatkan penundaan keberangkatan.
Raminah Sodo, seorang jemaah berusia 71 tahun dari Kabupaten Buleleng, terjatuh di kamar mandi dan mengalami pergeseran pada lengannya sesaat sebelum keberangkatan. Akibat kecelakaan ini, Raminah segera dibawa ke Rumah Sakit Haji untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Syarif Hidayatullah, bersama dengan Pungga Haji Kabupaten Buleleng, segera menemui Raminah di rumah sakit setelah proses pemberangkatan kloter 72. Mereka memberikan motivasi agar Raminah tidak putus asa karena mengalami penundaan keberangkatan.
Ketua Tim Bidang PHU, Muhammad Nasihudin, setelah menghubungi dokter yang menangani Raminah, menyatakan bahwa pada Jumat (31/5/2024) siang, Raminah telah menjalani operasi dan kondisinya sehat. "Insya Allah, hanya dislokasi saja alias tulang bergeser dari posisinya," ujar Nasihudin.
Raminah akan dijadwalkan ulang untuk berangkat menuju Tanah Suci pada kloter berikutnya setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter. "Kami berharap Raminah segera pulih dan dapat melanjutkan ibadah hajinya," tambah Nasihudin.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam menjalani ibadah haji, serta menunjukkan perhatian dan dukungan dari pihak penyelenggara kepada jemaah yang mengalami kendala.(sn)