Moderasi Beragama saat ini hadir ditengah-ditengah kehidpuan sosial masyarakat, moderasi beragama mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk menghargai perbedaan yang merupakan keniscayaan yang kodrati. Untuk itu Bimbingan Masyarakat Buddha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar agenda Fasilitasi Moderasi Lembaga Keagamaan Buddha Tahun 2021, Selasa, 11 Mei 2021. Sihar selaku Pembimbing Masyarakat Buddha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mendampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni saat membuka dan sekaligus memberikan sambutannya kepada Pengurus Lembaga, Ketua/Pengurus Vihara, Ketua Yayasan dan Tokoh Umat Buddha se-Provinsi Bali yang semuanya merupakan peserta dan berjumlah 46 orang.
Saat menyampaikan sambutanya pada kegitan yang berlangsung 1 hari, Selasa, 11 Mei 2021, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Ka.Kanwil Komang Marheni menyampaikan untuk terus mengaungkan moderasi beragama dalam kehidupan sosial, selain itu di era digital dan pandemi, informasi yang hadir di media internet sangat simpang siur kebenarannya sehingga meminimalisir berita-berita yang bersifat SARA dan HOAX sangat diperlukan sekali dengan menjadikan moderasi beragama sebagai benteng kita.
“Melalui moderasi beragama kita diajarkan untuk melihat perbedaan, sebab perbedaan atau keberagaman itu adalah indah dan sebuah keniscayaan yang kodrati untuk menghormati harkat dan martabat serta eksistensi antar pemeluk agama. Melalui moderasi beragama umat beragama diajak untuk tidak berpikir sempit agar tidak mengarah ke oleh paham radikal dan menjadi intoleran” tutur Ka.KAnwil Komang Marheni.
Perbedaan adalah sebuah kekuatan yang dapat dibangun untuk mejaga keutuhan NKRI, maka dari itu Ka.Kanwil Komang Marheni meminta untuk terus menguatkan moderasi beragama, menguatkan komunikasi dan informasi-informasi yang terkait dengan agama dan interen yang terjadi di masing-masing wilayah untuk dicarikan solusinya serta sampaikan dan terus berikan penyadaran terhadap moderasi beragama di tengah-tengah umat terhadap fenomena yang terjadi.
Saat mengakhiri sambutannya Ka.Kanwil Komang Marheni berpesan untuk selalu taati protocol kesehatan 5M saat kegiatan berlangsung maupun kegiatan ini telah usai dan setelah kegiatan ini usai, para peserta diminta untuk berbagi informasi kepada rekan-rekannya.