Minggu (24/10) , Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Bali melalui Bimbingan Masyarakat Buddha, menggelar kegiatan Pembinaan Moderasi
Beragama Bagi Siswa Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha Tahun 2021. Bertempat
di 100 Sunset Hotel Bali, kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan
para peserta dari siswa / siswi Agama Buddha perwakilan dari seluruh Kabupaten
dan Kota di Provinsi Bali, dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat
ketat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, ibu
Komang Sri Marheni yang didampingi oleh Pembimas Agama Buddha, bapak Sihar dan
beberapa perwakilan tokoh Agama Buddha di Bali, berkesempatan hadir untuk
membuka secara resmi kegiatan ini.
Pembimas Agama Buddha yang sekaligus menjadi Ketua Panitia
dalam kegiatan ini, sangat berterima kasih dan menyambut baik atas berkenannya
ibu Ka.Kanwil hadir dan sangat berharap dapat memberikan pemaparan serta
wejangan terhadap para peserta yang hadir. “harapan saya nantinya agar
adik-adik para peserta mampu menyerap dengan baik nilai-nilai keagamaan Buddha
yang diberikan oleh narasumber yang dihadirkan dan mampu diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari sebagai gerakan Toleransi Beragama terhadap semua Umat
Beragama” ungkap Sihar.
Pada kesempatan ini juga, ibu Komang Sri Marheni selaku
Ka.Kanwil sangat berterima kasih dan memberi apresiasi terhadap Pembimas Agama
Buddha, Tokoh Agama Buddha dan seluruh panitia penyelenggara kegiatan, karena
telah mampu mempersiapkan segalanya dengan penerapan protokol kesehatan yang
telah diatur dengan baik. Ka.Kanwil mengaku sangat bersyukur, merasa sedih
serta bahagia ini menjadi satu, oleh karena 2 (dua) tahun sudah kita semua
tidak saling bertemu, selama itu juga mungkin adik-adik para siswa dan siswi
melakukan pembelajaran secara daring atau dari rumah. “apakah adik-adik senang
hari ini kita dapat bertemu secara langsung dengan teman-teman disini” tanya
Ka.Kanwil, yang Serentak dijawab “Senang” oleh para peserta yang hadir. Namun,
Ka.Kanwil selalu mengingatkan walau kita sudah diperbolehkan melakukan kegiatan
dengan tatap muka, jangan sampai mengabaikan pentingnya protokol kesehatan agar
tidak terjadi kasus baru lagi, dan mari bersama-sama jaga diri untuk keamanan
kita bersama.
Selain itu, Ka. Kanwil juga berpesan kepada seluruh peserta
yang hadir, dimana sebagian besar adalah kaum muda, bagaimana pentingnya
Moderasi Beragama dan Toleransi Beragama. Kita dilahirkan oleh Tuhan dengan
fisik yang berbeda-beda, Tuhan yang menciptakan kita berbeda dan jangan sampai
kita sebagai umatnya anti oleh perbedaan itu sendiri. Mari kita jaga
kebersamaan dalam perbedaan ini, dan semua agama pasti mengajarkan perdamaian
dan menuju Tuhan, hanya saja penyebutan Tuhan itu yang berbeda-beda. Jadi dalam
mengikuti kegiatan ini nantinya, para siswa dan siswi Agama Buddha sebagai
perwakilan Kota dan Kabupaten se Provinsi Bali, mampu menjadi contoh atau role
model toleransi antar umat beragama di lingkungan sekitar kita. Tutup Ka.Kanwil
yang ditandai dibukanya secara resmi kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama Bagi
Siswa Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha Tahun 2021.(tam)