Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Kepala Kanwil Menyapa Penyuluh

(Inmas Bali) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag menyapa 117 penyuluh Agama Islam Selasa, 3 April 2018 di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Acara yang diberi tajuk SAPA (Menyapa Penyuluh Agama Islam) Zona 1 ini digagas oleh Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali merupakan program utama dari Kementerian Agama. 

SAPA ini memiliki tujuan agar tersosialisasikannya program kerja dari Bidang Bimas Islam, Meningkatkan wawasan dan keilmuan terkait penyuluh agama Islam, Menyiapkan SDM yang mumpuni mengenai pencerahan agama, dan membangun citra pelayanan keumatan dari Kementerian Agama. Peserta SAPA ini terdiri dari 117 orang penyuluh PNS dan Non PNS dari Kabupaten Badung, Tabanan, dan Kota Denpasar.

Kepala Kanwil Kemenag Prov. Bali yang dalam kesempatan ini didampingi oleh Kepala Bidang Bimas Islam Bapak Drs. H. Nurkhamid, M.Ed dan Kasi Penerangan Bapak H. Mahmudi, S.Ag. I Nyoman Lastra dalam arahannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan SAPA ini menjadi ajang silaturahmi antara penyuluh PNS dan Non PNS. Menyapa penyuluh merupakan program dari Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang tertuang dalam 11 program utama Kementerian Agama. Menteri Agama melalui rapat kerja nasional telah menetapkan 11 program unggulan yang harus diketahui oleh seluruh aparatuh sipil Negara Kementerian Agama. Dalam kesempatan ini juga beliau memaparkan 11 program unggulan dari Kementerian Agama agar diketahui juga oleh para penyuluh yaitu Pertama e-goverment, bertujuan agar pemerintah efisiensi membangun transparansi, Kedua, SAPA atau Sarapan Bersama Penyuluh Agama, Ketiga, netralitas ASN tahun politik, Keempat SALAM atau Silaturahim Lembaga Keagamaan, Kelima NYANTRI atau Ngajak Siswa Dan Mahasiswa, Keenam NGOPI atau Ngobrol Pendidikan Islam, Ketujuh, NGAJI atau Ngobrol Soal Haji, Kedelapan BERKAH atau Belajar Rahasia Nikah, Kesembilan, bina wawasan, Kesepuluh Mengaji Indonesia atau mengasah jati diri Indonesia, Kesebelas halal Indonesia. 

“Penyuluh sebagai ujung tombak dari pelayanan kepada masyarakat dalam pencerahan ajaran agama” ujar Nyoman Lastra. Sehingga perlu disiapkan kualitas SDM penyuluh yang tidak hanya mampu menjadi pencerah umat tetapi juga penyambung kebijakan Kementerian Agama kepada masyarakat. Terutama mensosialisasikan kesebelas dari prpgram unggulan dari Kementerian Agama agar tidak hanya diketahui oleh ASM Kementerian Agama saja tetapi juga seluruh masyarakat.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Mabims Sepakat Bentuk Pokja Penanggulangan Ekstrimisme Berbasis Teknologi Informasi
Berita Berikutnya
Pembinaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Penghulu Tahun 2018

Rekomendasi:

Berita Terbaru: