(Inmas Bali) Mengakhiri tahun anggaran 2016 Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mengadakan rapat koordinasi yang disebur Coffee Morning pada hari Kamis, 15 Desember 2016. Hadir seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab/Kota se-Bali, Kepala Bidang, Pembimas, dan Kepala Sub.Bagian di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Coffee Morning ini mengambil tempat di aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag dalam arahnnya menyampaikan bahwa mennghadapi tahun 2017 ini maka kita harus menyiapkan laporan keuangan agar predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) kembali diraih serta kita juga harus mulai menyiapkan Laporan Kinerja Pemerintahan (LAKIP). Kemudian meninggalkan tahun 2016 Ka.Kanwil mengingatkan bahwa persiapan peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Provinsi Bali ke 71 tahun 2017 dilaksanakan secara sederhana sesuai dengan arahan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI namun juga tidak mengurangi maknanya.
I Nyoman Lastra juga menyampaikan hasil pertemuan dengan sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI bahwa tahun anggaran 2016 ini Kementerian Agama RI mengembalikan anggaran pada kas negara sebanyak 5,5 trilyun pada belanja gaji dan sesuai dari arahan Menag RI bahwa hal semacam ini jangan terulang lagi. Dapat disimpulkan bahwa terjadinya pengembalian anggaran pada kas negara ini disebabkan oleh Kementerian Agama tidak memiliki data base yang kuat. Menag menyampaikan bahwa kita lemah dalam data, sehingga untuk kedepan data menjadi prioritas untuk menunjang perencanaan. Kementerian Agama RI meraih peringkat ke tiga dalam serapan anggaran di bawah Kepolisian dan PU.
Untuk kedepan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menargetkan serapan anggaran 93% dengan prioritas mempercepat serapan anggaran pada triwulan pertama dan mempercepat pengadaan dengan menyiapkan kontrak-kontrak apada awal tahun. Adapun informasi mengenai pembayaran tukin yang akan disertai dengan laporan kinerja bulanan membuat kita juga harus menyiapkan diri dan kinerja kedepan lebih baik lagi agar tidak ada temuan. Kemudian dari hasil Coffee Morning ini juga mengahasilkan kesepakatan bahwa Coffee Morning akan dilaksanakan satu bulan sekali dan akan bergilir berjalan pada semua kabupaten/kota se-Bali namun juga harus memperhatikan agar tidak membebani kabupaten dengan persiapan yang terlalu berlebihan. Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan terhadap laporan keuangan terbaik kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali.(sn)