Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Kunker Komisi VIII DPR RI, KaKanwil Mantapkan Komitmen Moderasi Beragama

Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI sesuai ketentuan peraturan Tata Tertib DPR RI, Komisi VIII DPR RI masa persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 membentuk Tim Kunjungan Kerja pada masa reses, di antaranya ke Provinsi Bali untuk Kota Denpasar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni bersama jajarannya hadir menyambut kedatangan Komisi VIII DPR RI di gedung Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan sekaligus mendampingi Kunjungan kerja yang diselenggarakan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Bali, Kamis, (02/05/2024).

Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Ketua Komisi VIII DPR  RI H. Ashabul Kahfi dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Hj. Diah Pitaloka dan H.TB. Ace Hasan Syadzily diterima oleh diterima oleh Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya di ruang rapat Melati.

Dalam sambutannya Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengapresiasi atas kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI dan menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini diharapkan dapat membawa manfaat yang lebih besar terhadap perumusan kebijakan dalam mensejahterakan masyarakat Provinsi Bali.

Komisi VIII DPR  RI H. Ashabul Kahfi  dalam sambutanya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dari agenda ini untuk menjalin komunikasi yang intensif antara DPR RI, terutama Komisi VIII DPR RI, dengan Pemerintah Provinsi Bali secara umum, serta Pemerintah Kota Denpasar secara khusus. Selain itu juga akan mencakup pada  bidang Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Penanggulangan Bencana, Badan Pengelola Keuangan Haji dan Sadan Amil Zakat Nasional serta Sadan Wakaf Indonesia) termasuk dalam hal pengawasan pelaksanaan Undang-undang dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

H. Ashabul Kahfi mengapresiasi terhadap tingkat kerukunan umat beragama di Provinsi Bali. Bali digambarkan sebagai miniatur Indonesia yang mencerminkan keberagaman budaya, agama, dan etnis, namun tetap menjadi barometer keharmonisan antar umat beragama. 

H. Ashabul Kahfi berharap melalui interaksi langsung dan dialog yang terjalin dalam kunjungan ini, akan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta stakeholder terkait lainnya, untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan” ujar H. Ashabul Kahfi.

“Dengan demikian, kunjungan kerja ini bukan hanya sebagai sarana untuk bertukar informasi dan pandangan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan efektif untuk kemajuan bersama” ungkap H. Ashabul Kahfi.

Dalam kesempatan ini Kakanwil Komang Sri Marheni menyampaikan bahwa Provinsi Bali yang merupakan destinasi wisata menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Kanwil Kemenag Provinsi Bali selalu mengawal kerukunan umat beragama di Provinsi Bali dengan bersinergi dan berdialog dengan FKUB dan Baznas serta menjalin komunikasi melalui internal agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kanwil Kemenag Provinsi Bali selalu menjaga salah satu program prioritas dari Kementerian Agama dalam kaitannya untuk menjaga kerukunan umat beragama yaitu moderasi beragama. Dan kami selalu berdialog dan mensosialisasikan program moderasi beragama untuk tetap bisa menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Bali” ujar Komang Marheni.

Pelaksanaan agenda kerja ini kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Kementerian Agama untuk pengembangan pendidikan dan keagamaan di Provinsi Bali yang terdiri dari Bantuan Pendidikan dan Keagamaan Katolik sekitar 994 juta rupiah, Bantuan Operasional Gereja Kristen senilai 250 juta rupiah dan Bantuan Pendidikan dan Keagamaan Buddha senilai 163 juta rupiah.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh beberapa pejabat Kementerian Agama RI yaitu Sekretaris Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Chuzaemi Abidin, Sekretaris Bimas Katolik Albertus Triyatmojo, Sekretaris Bimas Hindu I Made Santika dan Direktur Urusan Agama Kristen Amsal Yowei.(ca)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Kolaborasi Inspiratif: DIY dan Bali Menyatukan Langkah dalam Peningkatan Layanan Keagamaan

Rekomendasi:

Berita Terbaru: