Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Masifkan Toleransi Beragama, BPJPH Gelar Wokrshop Masukan Kerangka dan Pedoman Tanggung Jawab Toleransi

(Humas Bali) Kementerian Agama memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap toleransi beragama kepada seluruh umat. Untuk itu Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menggelar kegiatan Workshop Masukan Kerangka dan Pedoman Panduan Tanggung Jawab Toleransi di Lingkungan BUMN (Corporate Tolerance Responsibility) dari Perwakilan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Perguruan Tinggi, Sabtu 3 Desember 2022 bertempat di Aston Hotel Denpasar.

Arjiman selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mewakili Kepala Kantor menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi pada BPJPH yang telah memilih Provinsi Bali untuk penyelenggaraan kegiatan ini. 

“Secara tidak langsung kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak bagi ekonomi Provinsi Bali untuk dapat perlahan bangkit dari keterpurukan usai dihantam pandemic Covid 19” ujar Arjiman.

Selain itu juga Arjiman menambahkan bahwa memiliki rasa toleransi menjadi sangat penting dalam menunjang berkinerja dalam lembaga atau institusi.

Sementara itu Khotibul Umam selaku pelaksana tugas Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH Kementerian Agama RI menyampaikan bahwa BPJPH bekerjasama dengan yayasan Abdurrahman Wahid berupaya bersama memberikan masukan terhadap kerangka tanggung jawab toleransi beragama.

“Kegiatan semacam ini memiliki dampak yang positif yang dapat menyerap aspirasi serta berbagai informasi dari peserta yang merupakan unsur pegawai Badan Usaha Milik Negara, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Perguruan Tinggi untuk dapat berperan serta dalam menyempurnakan kerangka tanggung jawab toleransi beragama.”Ujar Umam.

Menjadi perhatian pula bahwa saat ini dalam dunia pendidikan muncul tiga fenomena yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat dan beragama yaitu intoleransi, bullying, dan kekerasan seksual. Untuk itulah Kementerian Agama perlu semakin memasifkan sikap dan cara hidup dengan mengedepankan rasa toleransi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Workshop inipun menghadirkan narsumber Hasanuddin Ali (Direktur Alvara Research Center), Didit Yulistianto (Direktur PT. MMD/Digital Network Analytics), dan Alamsyah M. Djafar (Yayasan Bani Abdurrahman Wahid).(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Ka Kanwil Komang Sri Marheni Menerima Tiga Penghargaan Untuk Kanwil Kemenag Provinsi Bali Dipenghujung Tahun 2022

Rekomendasi:

Berita Terbaru: