(Humas Bali) – Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali H. Arjiman membuka kegiatan Rapat Koordinasi Implementasi Program Realizing Education’s Promise - Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) Komponen 2 Tahun 2023 yang digelar oleh Bidang pendidkkan Islam, Rabu (30/8/2023) bertempat di Hotel Ibis Denpasar.
Rustiani Erwin Yuni Astiti selaku ketua tim Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah menjelaskan bahwa REP-MEQR terdiri atas empat komponen yaitu; 1) tata kelola madrasah berbasis digital melaluia EDM-eRKAM, 2) Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), 3) Peningkatan kualitas SDM melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), 4) Manajemen database Pendidikan Islam melalui Emis 4.0 yang diharapkan dapat meningkatkan sistem pengelolaan pendidikan di Kementerian Agama.
Satu diantara empat komponen proyek ini adalah Komponen 2 yang bertugas mengembangkan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) untuk mengukur kemampuan siswa dalam berliterasi dan berpikir tingkat tinggi pada empat literasi yaitu Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya.
Sementara itu Kepala Bagian Tata Usaha Arjiman mengutarakan, untuk mengimbangi tuntutan pendidikan dan regulasi pada saat ini, perlu adanya peningkatan kompetensi bagi penyelenggara pendidikan, diantaranya adalah melalui asesmen. Bukan saja dapat menambah wawasan para pendidik tetapi juga dapat berimbas kepada peningkatan mutu pendidikan para peserta didik di madrasah.
“Pada era saat ini yaitu era digitalisasi, tuntutan terhadap kualitas Pendidikan di madrasah semakin tinggi sehingga agar terus digaungkan dengan berbagai cara mulai dari peningkatan tata kelola manajemen madrasah, kualitas pendidik dan salah satunya dengan melaksanakan implementasi program asesmen terhadap madrasah melalui Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) untuk mendorong kemampuan literasi siswa madrasah” Ujar Arjiman.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Arjiman bahwa hal yang perlu dipahami dan dicermati adalah salah satu yang menjadi penyebab terhadap rendahnya literasi siswa madrasah adalah ketidakseriusan dari pihak madrasahdalam menghadapi AKMI. AKMI ini menjadi sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui kualitas pendidikan di madrasah.
Kegiatan ini diikuti oleh para Provincial Cordinating Unit (PCU) Bali, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan Database Manager (DM) Kabupaten Kota se Bali dan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023.(sn)