Humas Bali, jumat 02/06/2023, Pembukaan Musabaqah Qira’ atil
Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Bali yang di selenggarakan sore ini di Pondok
Pesantren Al Amin, Jalan Rama Gang I Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan,
Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali berlangsung sangat semarak dengan hadirnya
puluhan kontingen perwakilan Kabupaten dan Kota di Provinsi Bali.
Hadir dalam acara ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Kota se Bali
beserta jajarannya, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi
Bali beserta jajarannya, Prangkat Adat di Desa Dlod Peken Tabanan, Dewan Juri
beserta para official team dalam kegaiatan Musabaqah Qira’ atil Kutub (MQK)
Tingkat Provinsi Bali.
Komang Sri Marheni selaku Ka.Kanwil, sebelum memberi arahan
serta membuka secara resmi kegiatan ini, diberikan kesempatan untuk menyaksikan
“Yel-yel” dari 9 (sembilan) perwakilan kontingen Kabupaten dan Kota se Bali,
sekaligus di berikan kesempatan untuk menilai “Yel-yel” terbaik dari penampilan
setiap kontingen yang tampil hari ini.
Mengawali sambutannya, Ka.Kanwil
menghaturkan puja dan puji syukur karena atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan
dalam keadaan yang sehat dapat berkumpul, menyaksikan serta membuka kegiatan Musabaqah
Qira’ atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2023 hari ini di Tabanan.
Pondok Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan yang tengah memperbaiki
diri, khususnya di bidang manajemen dan peringkat akademik, dengan mengusung
semangat Trilogi Kelembagaan yang ingin memaksimalkan peran pondok pesantren
sebagai lembaga keagamaan (Tafaqquh Fiddin), Lembaga Kependidikan dan Lembaga sosial
masyarakat, dengan berbagai program yang di canangkan demi kemajuan masa
mendatang, yang salah satunya adalah Musabaqah Qira’ atil Kutub (MQK). Ungkap Ka.Kanwil.
Ka.Kanwil juga berharap kegiatan
ini dapat bermanfaat bagi pembinaan dan pengembangan potensi para Santri,
sekaligus dapat menyeleksi Santri terbaik yang terpilih untuk mewakili Provinsi
Bali di ajang tingkat nasional, sehingga nanti mampu bersaing dan berprestasi
mengharumkan nama baik Provinsi Bali dan Lembaga Pesantrennya. Selanjutnya Ka.Kanwil
berpesan “semua peserta harus menjunjung tinggi nilai – nilai sportifitas, agar
apa yang nati diraih dapat diterima dengan lapang dada.(tam)