Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW

(Inmas Bali) Jum’at 07 Desember 2018 Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali beserta seluruh pejabat eselon III dan IV serta seluruh kepala KUA dan Penyuluh baik PNS maupun Non PNS hadir dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Mengusung tema Meneladani akhlak Rasulullah untuk Indonesia Jaya peringatan Maulid Nabi ini sebagai sarana untuk kita meneladani sifat sifat mulia Nabi Muhammad yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Drs. Nurkhamid, M.Ed selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa akhlak Rasul yaitu memahami orang lain dan tidak memiliki pikiran negative kepada orang lain karena beliau selalu menganggap bahwa orang lain tidak mengetahui niat baik dari kita. Kita harus mampu meneladani akhlak rasul dalam hidup kita, dalam ruang lingkup ASN sebagai pemimpin kita harus menjadi contoh yang baik terlebih dahulu. Selain peringatan maulid Nabi juga digelar penetapan penyuluh teladan tahun 2018.

Penetapan penyuluh PNS tahun 2018 ini peringkat pertama diraih oleh Sukatno dari Kabupaten Buleleng, peringkat kedua Erna dari Kabupaten Buleleng dan peringkt ketiga oleh Khairul Sholeh dari Kab. Klungkung. Sementara penetapan Penyuluh Non PNS teladan tahun 2018 peringkat pertama diraih oleh Khairuman dari Kab. Karangasem, peringkat kedua Akhmad Syarif dari Kab. Gianyar dan Abu Riani peringkat ketiga dari Kab. Badung. Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag.

Sementara itu I Nyoman Lastra dalam arahannya menyampaikan beberapa poin penting yaitu bahwa kita sebagai ASN sebagai pelayan masyarakat di bidang agama harus mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Keteladanan adalah keutamaan dari akhlak manusia” ujar beliau. Sehingga Nyoman lastra menyampaikan sebagai ASN Kementerian Agama kita harus mampu memberikan keteladanan yang baik bagi masyarakat kita ditengah kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya lagi Nyoman Lastra menyampaikan bahwa tahun 2019 mendatang Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali akan mengumpulkan seluruh penyuluh dari semua agama.

Acara peringatan Maulid Nabi ini juga diisi tausyiah dari Drs. H. Saefudin, M.PdI yang menyampaikan bahwa keberadaan Nabi Muhammad adalah rahmat bagi semua umat sehingga seluruh umat dapat juga ikut berbahagia. Karena itulah peringatan Maulid Nabi Muhammad dimanifestasikan dengan berbagai cara sehingga siapa saja dapat ikut merayakannya. Karena itu pula ada beberapa wilayah membuat hiasan dari telur yang setelah usainya acara ini dapat dibagii.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Masjid Al-Huda, Tabanan, Peraih Rekor MURI yang Jadi Tempat Mampir Wisatawan
Berita Berikutnya
MODERASI BERAGAMA, JAGA KEBERSAMAAN UMAT

Rekomendasi:

Berita Terbaru: