Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Menjadi Benchmarking Pembangunan Zona Integritas, Ka Kanwil Komang Sri Marheni MenjamuTiga Provinsi

(Humas Bali) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Kamis, 25 November 2021 diserbu tiga provinsi guna melakukan studi tiru. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat bertandang menimba ilmu terkait pembangunan Zona Integritas di Provinsi Bali.

Keberhasilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali meraih predikat Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan nama besar Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si yang telah mengantarkan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) menjadikan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yang saat ini tengah berjuang meraih predikat WBBM ditunjuk oleh Menteri Agama sebagai benchmarking atau tolok ukur dalam pembangunan Zona Integritas. 

Bersama kekuatan penuhnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Bapak  Drs. H. Masrawan, S.Ag, M.Ag begitu bersemangat untuk membangun Zona Integritas pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur. Sementara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang dikomandani oleh Musta’in Ahmad selaku kepala kantor memuji keberhasil Bali dan bersemangat untuk dapat pula membangun Zona Integritas di Provinsi jawa Tengah. Senada dengan dua provinsi yang bertandang, Provinsi Jawa Barat yang dikomandani oleh Ajam Mustajam selaku Kepala Bagian Tata Usaha mengapresiasi prestasi Provinsi Bali yang telah mampu membangun Zona Integritas dan memberikan dukungan dalam upaya Bali meraih predikat WBBM. 

Semangat perubahan disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si dengan menebarkan spora reformasi birokrasi saat menerima kunjungan studi tiru. Didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan seluruh tim ZI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni menyampaikan kunci suksesnya dalam membangun Zona Integritas di Provinsi Bali. “Kunci dari penerapan WBBM sebenarnya adalah komitmen dari pimpinan. Dengan komitmen harus dijalankan secara konsisten dalam penerapannya hanya itu kuncinya. Satukan langkah mulai dari komitmen yang konsisten” Ujar Marheni.

Selain komitmen dari pimpinan hal yang menjadi pendukung adalah kerjasama dan keikhlasan dari seluruh lapisan pegawai untuk mau berubah. Tidak berada di zona nyaman dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut Ka Kanwil juga menjelaskan bahwa dirinya dalam membangun Zona Integritas tidaklah selalu bergantung dengan anggaran yang tersedia, dengan menunkjukkan kinerja terlebih dahulu maka prestasi yang dihasilkan serta merta dapat memberikan dukungan anggaran. “Memanfaatkan SDM yang kita miliki dan mampu menggerakkan semua lini saya lakukan dalam upaya meraih WBBM di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali” Ucap Ka Kanwil.

Secara langsung Komang Sri Marheni menunjukkan Rumah Pelayanan Agama dan Keagamaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali kepada tiga provinsi yang berkunjung usai berbagi ilmu dan pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas. Menjelaskan setiap sudut Rumah Pelayanan dengan berbagai fisolofi dan kegunaannya. Selain itu juga berbagai inovasi yang berbentuk digitalpun ditunjukkan dan dijelaskan oleh Ka Kanwil. Semoga ilmu yang telah dibagi oleh Provinsi Bali mampu diterapkan oleh Provinsi Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat dengan berlandaskan semangat perubahan untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik.(sn)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Kunjungan Studi Banding Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta ke Kanwil Kemenag Provinsi Bali.

Rekomendasi:

Berita Terbaru: