Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Menteri Agama Resmikan 12 Gedung SBSN di Bali, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkualitas dan Kerukunan

Denpasar (Kemenag) - Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Nasaruddin Umar, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Bali dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama. Bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Menag menghadiri acara Meet and Brief: Melangkah Satu Visi sekaligus meresmikan 12 gedung SBSN yang menjadi tonggak baru dalam pelayanan publik di Bali.

 

Acara yang dihadiri oleh pejabat eselon tiga, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh lintas agama, dan seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Bali, H. Syarif Hidayatullah mengawali acara ini dengan sambutan selamat datang dengan menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas kehadiran Menteri Agama di Pulau Dewata.

 

“Atas nama keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Bali, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Menteri di Pulau Seribu Pura. Kehadiran Bapak adalah kehormatan besar yang akan menjadi energi baru bagi kami dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Syarif.

 

Dalam arahannya, K.H. Nasaruddin Umar memberikan apresiasi atas capaian Kanwil Kemenag Bali yang dinilai mampu menjaga citra positif birokrasi melalui kebersihan administrasi dan penguatan kerukunan umat beragama.

 

“Kanwil Kemenag Provinsi Bali telah membuktikan sebagai Kanwil Kemenag Provinsi teladan di seluruh Indonesia. Seandainya seluruh Kanwil di seluruh Indonesia seperti ini, maka saya yakin Indonesia itu akan tampil cerah dan mencerahkan. Bukan saja untuk Indonesia, tapi untuk dunia” tutur Menag.

Menag berpesan kepada seluruh ASN Kanwil Kemenag Provinsi Bali dan Kemenag Kabupaten/Kota yang telah banyak meraih prestasi di tingkat nasional agar mampu terus mempertahankan prestasinya.

“Saya mohon betul kepada teman-teman semuanya ya, terus pertahankan prestasi yang dimiliki Kanwil Kemenag Provinsi Bali selama ini. Bukan hanya di Kanwilnya, tapi juga di KanKemenagnya sampai ke kantor-kantor KUA-nya. Mari kita pertahankan prestasi Bali seperti ini” kata Menag

Lebih lanjut Menag juga menekankan pentingnya nilai-nilai toleransi dan keharmonisan yang telah menjadi ciri khas Bali.

 

“Jadi betul-betul kalau ingin melihat Bhinneka Tunggal Ika, datanglah ke Bali. Bali adalah simbol toleransi dan kedamaian yang harus terus dijaga. Kehadiran 12 gedung SBSN ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama di Bali, baik dari aspek fisik maupun nonfisik,” ungkap Menteri Agama.

 

Adapun 12 gedung SBSN yang diresmikan meliputi:

 

  1.     Unit Penilaian Kompetensi ASN Kementerian Agama (UNPENKOM)
  2.     PLHUT Kemenag Bangli
  3.     Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Denpasar Barat
  4.     Laboratorium dan Perpustakaan Terpadu MTsN 2 Jembrana
  5.     Gedung Ruang Kelas Baru MAN 3 Jembrana
  6.     Laboratorium dan Perpustakaan MAN Karangasem
  7.     Laboratorium dan Perpustakaan MAN Buleleng
  8.     Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 1 Buleleng
  9.     Gedung Ruang Kelas Baru MTsN 4 Jembrana
  10.     Gedung Ruang Kelas Baru MIN 1 Karangasem
  11.     Gedung Ruang Kelas Baru MIN 1 Jembrana
  12.     Gedung Ruang Kelas Baru MIN 3 Jembrana

 

Menag secara simbolis meresmikan gedung-gedung tersebut dengan menandatangani 12 prasasti dan melakukan pemotongan pita di Gedung UNPENKOM sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan fasilitas pelayanan ASN. Beliau menyampaikan harapan agar seluruh fasilitas yang telah diresmikan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk memperkuat komunikasi lintas agama.

 

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Menteri Agama dalam Bali Interfaith Movement (BIM) 2024 dan Tri Hita Karana Reflection Journey, yang menitikberatkan pada upaya memperkuat sinergi antarumat beragama demi menciptakan harmoni di tengah masyarakat.

 

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang penuh kehangatan, mencerminkan semangat persatuan dan visi bersama yang ingin diwujudkan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama. Kehadiran Menteri Agama di Bali menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat melayani dengan inklusif, profesional, dan penuh dedikasi.(sn)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Jelang Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79, Panitia Gelar Rapat Perdana

Rekomendasi:

Berita Terbaru: