(Bidang Pendidikan Islam) Seksi Sistem Informasi menggelar kegiatan Pendampingan Penginputan Data Lembaga, PTK dan Siswa di Aula MAN Mendoyo pada Jumat, 26 Mei 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ketiga di Tahun 2017 setelah Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem. Kegiatan pendampingan ini dihadiri 86 orang peserta se kabupaten Jembrana dari tingkat kepala RA, MI, MTs, MA, pimpinan pondok pesantren dan para operator madrasah, pondok pesantren, dan operator kantor kemenag Jembrana.
Di tengah derasnya air hujan yang mengguyur Bumi Mekepung Bapak H. Musta’in, SH selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali berkesempatan hadir dan memberikan pengarahannya sekaligus membuka kegiatan. Beliau mengatakan bahwa data itu bersifat dinamis, diharapkan dengan kegiatan ini data-data lembaga, pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa dapat terakses dengan valid dan transparan. Terwujudnya data satu pintu ini melalui kerjasama semua istansi; dari madrasah, pondok pesantren, kemenag kab/kota dan kanwil.
Bapak Kepala Bidang Pendidikan Islam, Dr. H. Arjiman, M.Pd menambahkan dengan adanya data satu pintu diharapkan data-data tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan berdaya guna. Pendampingan ini selain untuk memberikan data-data yang valid juga untuk penginputan data-data raport madrasah di EMIS. EMIS (Education Management Information System) merupakan sistem informasi satu pintu bagi Kementerian Agama. Kini EMIS telah melebarkan sayapnya selain menginput data-data lembaga, PTK, dan siswa juga menginput data-data raport siswa madrasah. Hal ini senada juga dikatakan oleh Kepala Seksi Sistem Informasi, Bapak Drs. H. Kusnul Hadi, M.PdI., bahwa EMIS merupakan data satu pintu yang harus diisi oleh semua lembaga di lingkungan Kementerian Agama.
Dan tak ketinggalan pula Bapak Plt. Kantor Kementerian Agama Kab. Jembrana, I Made Sudarmita, S.Ag.S.Pd.MPd., sebelum menutup kegiatan pendampingan ini mengatakan bahwa antara kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren dengan para operator harus senantiasa terjalin kerjasama yang erat untuk menghasilkan data yang akurat. (esda)