Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

MTQ XXX dan Festival Seni Budaya Islam Bali Ditutup, Kota Denpasar Kembali Raih Juara Umum

Karangasem (Kemenag) - Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX dan Festival Seni Budaya Islam tingkat Provinsi Bali resmi digelar di GOR Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (25/05/2024). Acara penutupan dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem, I Wayan Serinada, yang mewakili Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, I Wayan Serinada mengapresiasi seluruh panitia daerah yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXX ini. Ia berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat. "MTQ adalah program nasional yang bertujuan untuk memelihara, mengembangkan, dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, serta pengamalan Alquran dan Al Hadits. Diharapkan, Alquran dan Al Hadits dapat menjadi spirit pembangunan nasional melalui pendekatan agama," ujarnya.

Serinada juga menjelaskan bahwa Festival Seni Budaya Islam (FSBI) bertujuan untuk menggambarkan berbagai macam kebudayaan tradisional dan kesenian masyarakat yang berbasis keislaman. Festival ini dikemas dengan sentuhan budaya Bali sebagai upaya inovasi dalam memublikasikan syiar Islam. FSBI diharapkan dapat membangun ikatan persaudaraan dan silaturrahmi serta mempromosikan tradisi seni budaya Islam yang diwariskan oleh leluhur.

"Pelaksanaan musabaqah merupakan wahana untuk memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pendalaman isi kandungan Alquran. Upaya ini tidak boleh berhenti sampai di sini," tambahnya. Serinada menegaskan pentingnya perhatian, keterlibatan, dan tanggung jawab seluruh komponen umat serta jajaran pemerintah untuk menumbuhkembangkan kegiatan seperti ini agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Penyelenggaraan MTQ ke-30 di Kabupaten Karangasem juga dinilai sebagai wujud merawat kebersamaan dan keharmonisan dalam kehidupan beragama.

auzi, perwakilan dari Lembaga Pengembangan Seni Budaya Islam Provinsi Bali, mengumumkan hasil rekapitulasi nilai dari lomba festival seni budaya Islam. Dalam cabang lomba qasidah rebana klasik, juara pertama diraih oleh utusan dari Kabupaten Badung, juara kedua oleh utusan dari Kota Denpasar, dan juara ketiga oleh utusan dari Kabupaten Buleleng. Untuk cabang lomba Hadrah Al Banjari Murni, peringkat pertama diraih oleh utusan dari Kota Denpasar, peringkat kedua oleh utusan dari Kabupaten Badung, dan peringkat ketiga oleh utusan dari Kabupaten Jembrana.

Pada ajang MTQ sendiri, Kota Denpasar berhasil mempertahankan posisi sebagai juara umum dengan perolehan medali emas sebanyak tujuh, perak tujuh, dan perunggu empat. Posisi kedua diraih oleh kontingen Kabupaten Buleleng, dan posisi ketiga oleh kontingen Kabupaten Tabanan. Keputusan ini dibacakan oleh Jauhari, sekretaris LPTQ Provinsi Bali.

Para peserta yang berhasil meraih juara pertama nantinya akan mewakili Provinsi Bali pada MTQ tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara pada bulan September mendatang. Tentunya, peserta akan dipersiapkan lebih matang untuk membawa harum nama baik Provinsi Bali di ajang nasional tersebut.

Penutupan MTQ XXX di Kabupaten Karangasem ini juga menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan dalam kehidupan umat beragama di Bali, sekaligus menjadi momentum penting dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam di Provinsi Bali serta menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan saling menghormati tetap terjaga.(sn)


Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jawa Tengah Gelar KKL di Kanwil Kemenag Provinsi Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: