Bapak Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag di damping oleh
Kepala Bidang Urusan Agama Hindu I Made Jendra, S.Pd, M.Si dan Kepala Bidang
Pendidikan Agama Hindu Drs. Ida Bagus Mastika M.Fil.H menghadiri agenda
Pembinaan Kelompok Dagang Sarana Upacara Keagamaan yang digelar oleh Bidang Urusan
Agama Hindu pada tanggal 7 Maret 2018 di The Cakra Hotel, Jl. By Pass Ngurah
Rai No.28 Denpasar. Mengawali kegiatan Bapak Ka.Bid URA Hindu mengucapkan
terima kasih kepada Bapak Ka.Kanwil dan Ka.Bid Penda Hindu sekaligus Pembimas
Buddha Bodhi Giri Ratana, S.Pd yang telah hadir pada kegiatan ini serta
memberikan sambutan selamat datang. Ka.Bid Ura Hindu menyampaikan bahwa Pembinaan
Kelompok Dagang Sarana Upacara Keagamaan adalah program pemerintah yang
berbasis ekonomi kerakyatan untuk itu masyarakat Bali jangan sampai terbentur
oleh gengsi untuk mengambil atau menangkap suatu peluang usaha, salah satunya
adalah berdagang sarana upacara keagamaan seperti canang. Pedagang canang
menjadi salah satu perhatian yang perlu dikembangkan sehingga kedepannya
pedagang canang dapat berkompetisi dengan pedagang-pedagang lain serta mengajukan
pinjaman modal.
Bapak Ka.Kanwil I Nyoman
Lastra, S.Pd, M.Ag memberikan apresiasi kepada Bidang Urusan Agama Hindu yang
telah mengelar kegiatan ini dengan tema “
Melalui Pembinaan Kelompok Dagang Sarana Upacara Keagamaan Kita Tingkatkan
Ekonomi Kreatif Umat Hindu Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Umat” dan telah
mengundang peserta kegiatan dari
pedagang canang. Beliau memiliki pandangan bahwa pedagang canang memiliki peran
strategis dalam kehidupan beragama, sebab pedagang canang adalah pelaku ekonomi
kreatif. Dewasa ini banyak umat Hindu melaksanakan pelaksanaan upacara
keagamaannya sehari-hari dengan membeli canang. Masyarakat Bali tidak perlu
sampai transmigrasi asalkan pekerjaan tersebut dilakukan dengan semangat, kerja
keras dan pelayanan prima. Terlebih lagi di era globalisasi yang sarat dengan
teknologi dan komunikasi, pedagang canang diharapakan dapat berdagang online
dan menciptakan kalimat yang menarik dan enak dibaca untuk menarik minat
pembeli, maka dari itu pedagang sarana upacara keagamaan seperti pedagang
canang tidak perlu lagi berebut tempat strategis di pinggir jalan. Bapak
Ka.Kanwil menghimbau kepada peserta agara berdagang canang tidak lepas dari
intinya yaitu porosan. Disamping itu latar belakang dari kegiatan ini adalah
kelompok dagang sarana upacara keagamaan merupakan kelompok yang ada ditengah-tengah
umat Hindu sebagai penggerak ekonomi kerakyatan usaha mikro kecil dan menengah.
Agenda yang berlangsung
pada tanggal 7 Maret s.d 10 Maret 2018 ini dibuka oleh Bapak Ka.Kanwil Kemenag
Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag dilanjutkan dengan pengalungan
peserta dan penyerahan perlengkapan peserta serta dilanjutkan dengan penyerahan
dana bantuan kepada kelompok dagang sarana upacara yang disaksikan oleh Bapak
Ka.Kanwil, Ka.Bid Ura Hindu, Ka.Bid Penda Hindu dan Pembimas Buddha serta dilanjutkan
dengan foto bersama dengan peserta kegiatan yang diikuti sebanyak 50 ofrang
dari Kabupaten/Kota se Bali. (CA)