Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Terima Kasih Umat Hindu, Nyepi Tahun 2018 Telah Berjalan dengan Baik

(Ura Hindu) Denpasar, 28 Maret 2018

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Dialog Tokoh Agama yang dirangkaikan dengan kegiatan Dharma Santi pada hari Selasa, 27 Maret 2018 di Wantilan Pura Gunung Payung yang beralamat di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.


Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Dialog Tokoh Agama dan Dharma Santi Nyepi Caka 1940 Kita Tebarkan Kedamaian Untuk Mewujudkan Masyarakat Bali Santha Jagadhita” ini dihadiri oleh Ida Pedanda Gede Wayahan Wana Sari dari Griya Wana Sari Sanur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali (I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag), Ketua PHDI Provinsi Bali, Ketua WHDI Provinsi Bali, Ketua MUDP Provinsi Bali, Ketua Peradah Provinsi Bali, Dharma Wanita Provinsi Bali, Rektor IHDN Denpasar, Wakil Rektor I, II dan III, Ketua STAHN Mpu Kuturan, Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Propinsi Bali, tiga orang Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali periode sebelumnya (Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M.Si; Drs. IGAK Suthayasa, M.Si; dan A.A. Gd. Muliawan, S.Ag, M.Si), Kepala Bidang Urusan Agama Hindu (I Made Jendra, S.Pd, M.Si) dan Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu (Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H), Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang dan Pembimas yang ada di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota yang didampingi unsur-unsur seperti PHDI, WHDI, MMDP, Peradah, Dharma Wanita, Kasubag, Kepala Seksi Urusan Agama Hindu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu, Koordinator Penyuluh Agama Hindu, Koordinator Pengawas Agama Hindu, KKG dan MGMP yang seluruh berjumlah 500 orang.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagianya karena dapat berkumpul bersama lagi di Pura Gunung Payung dalam kegiatan Dialog Tokoh Agama yang dirangkaikan dengan kegiatan Dharma Santi setelah berakhirnya perayaan Hari Suci Nyepi dan Hari Saraswati. Beliau menyatakan Nyepi tahun ini berjalan dengan sangat baik. Tuntunan yang diberikan oleh PHDI Provinsi Bali sudah dijalankan oleh Umat Hindu. Tentu hal ini harus disambut sebagai sebuah peningkatan pemahaman ajaran agama yang lebih baik bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebagai penutup Beliau tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada PHDI Provinsi Bali; MUDP-MMDP-MADP yang ada di Provinsi Bali karena telah membantu menyebarkan tuntunan yang dibuat oleh PHDI Provinsi Bali sehingga sampai ke Umat Hindu di Provinsi Bali; segala unsur kelembagaan agama lain (MUI, PGI, Majelis Agama Katolik, Walubi dan Majelis Konghucu) yang telah turut serta mewujudkan pelaksanaan Hari Suci Nyepi agar dapat berjalan dengan baik melalui kesepakatan bersama yang dibuat sebelumnya serta kepada seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota yang telah turut serta melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Melasti dan Tawur Agung Kesanga.


Ida Pedanda Gede Wayahan Wana Sari yang hadir sebagai narasumber menyampaikan Dharma Wacana dengan judul Selampah Laku Ngeruruh Sangkan Paraning Dumadi. Kegiatan Dharma Santi diharapkan dapat mempererat kembali hubungan intern dan antar umat beragama setelah berlalunya 365 hari yang tentu saja penuh dengan canda tawa, hiruk-pikuk, ketidakharmonisan dan kenestapaan antar personal. (ts)


Berita Sebelumnya
Suka Duka Dharma Bhakti Kanwil Kementerian Agama Propinsi Bali Melaksanakan Persembahyangan Bersama Tilem Karo
Berita Berikutnya
Potensi Ekonomi Kreatif Umat Hindu Harus Digarap Secara Maksimal

Rekomendasi:

Berita Terbaru: