(Humas Bali) Selangkah lagi semakin dekat upaya seluruh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dibawah komando Komang Sri Marheni selaku Kepala Kantor dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Usai mengikuti Desk Evaluasi Zona Integritas yang dilakukan secara virtual pada bulan September lalu, kini Kamis (10/11/22) Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia melakukan Penilaian Zona Integritas Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Kehadiran TPN menjadi angin segar dalam upaya pembangunan Zona Integritas menuju WBBM usai kegagalan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali pada tahun 2021 lalu. TPN melakukan evaluasi lapangan ini merupakan tindak lanjut dari hasil desk evaluation pada tanggal 29 September 2022 lalu. Hal ini dijelaskan oleh Etika Mahaputri selaku Kasubbidang Sinkronisasi Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementerian PANRB.
Komitmen penuh dari Komang Sri Marheni yang merupakan Srikandi ZI dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas pada seluruh satuan kerja dibawah Kementerian Agama Provinsi Bali dan terbukti dengan majunya dua satker yakni Kankemenag Kabupaten Bangli dan MAN Karangasem yang saat ini pun sedang dinilai terkait dengan pembangunan ZI menuju WBK.
“Membangun perubahan budaya, pelayanan, dan tata laksana tidaklah mudah, berawal dari keinginan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat, astungkara, alhamdullilah, saya bersama-sama dengan seluruh jajaran dapat memaknai kesempatan yang telah diberikan selaku apratur negara untuk merubah, membangun budaya layanan, dan mewariskan nilai-nilai birokrasi yang baik pada Kanwil Kemenag provinsi Bali.” Ujar Ka Kanwil.
Memberikan pelayanan berkeadilan bagi semua umat menjadi concern Ka Kanwil sejak awal dalam membangun Zona Integritas. Kali ini layanan berkeadilan itu dikembangkan pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan menjadi salah satu layanan unggulan bagi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Dua layanan yang menjadi unggulan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali adalah PELITA (Pelayanan Inspiratif Terpercaya) dan CINTA (Cakap dan Sigap Layani Kelompok Rentan). Kedua layanan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat saat ini begitu dinamis dengan transformasi layanan digital melalui aplikasi Pelita yang mampu diakses secara mobiling. Selain itu untuk memberikan pelayanan secara berkeadilan kepada seluruh umat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali hadir dalam layanan CINTA. Layanan Cinta diperuntukkan bagi masyarakat kelompok rentan yaitu kelompok masyarakat yang terdiri dari disabilitas, wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak, lansia, dan korban bencana sosial serta korban bencana alam. Asas pelayanan publik meliputi kemudahan aksesibilitas serta fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan.
Dalam kesempatan ini juga Kepala Kanwil turun langsung mendampingi TPN melakukan evaluasi terhadap layanan publik yang ada pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Selain itu juga TPN diberikan kesempatan untuk berdialog dan mendengarkan testimoni dari tokoh tokoh agama yang merupakan mitra kerja Kementerian Agama serta juga berdialog dengan para pengguna layanan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali saat ini menjadi percontohan terhadap pelayanan prima serta pembangunan Zona Integritas bagi satuan kerja Kementerian Agama. Tentu saja predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) akan lebih menguatkan lagi. Predikat bukan semata tujuan tetapi bagaimana mampu menghadirkan pelayanan prima yang berkeadian bagi seluruh umat adalah tujuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.(sn)