PEMBINAAN KOMPETENSI GURU BUKAN PNS
TINGKAT DASAR DAN MENENGAH TAHUN 2017
Selasa, 20 Juni 2017.
Gereja GSJA Rehobot, Hotel Aston Denpasar.
Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas guru di bawah binaan Kementerian Agama, Pembimas Kristen melaksanakan Pembinaan Kompetensi Guru Bukan PNS Tingkat Dasar dan Menengah di Kota Denpasar, Selasa 20 Juni 2017 dengan tema “PEMBINAAN KOMPETENSI GURU DAN SOSIALISASI PROGRAM SIMPATIKA”, yang dihadiri sebanyak 40 orang Guru.
Para peserta terdiri dari Guru Bidang Studi Pendidikan Agama di sekolah keagamaan maupun disekolah umum dan Guru bidang studi lain yang mengajar di Sekolah dibawah naungan Kementerian Agama. Puji dan syukur kita ucapkan bahwa pada saat ini sekolah keagamaan yang ada dibawah naungan Kementerian Agama di Provinsi Bali sebagai berikut : Tingkat Dasar : SDTK Pelita Hati, SDTK Galng Kasih, SDTK Bali Star Academi, SMPTK Pelita Hati, SMPTK Bali Star Academi; sedangkan Tingkat Menengah ada dua sekolah yaitu SMAK Bali Star Academi dan SMTP Presbiteri. Oleh karena keterbatasan dana, yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan pembinaan kepada seluruh guru khususnya guru Agama Kristen, maka Pembimas Kristen mengutamakan para guru yang mengajar di Sekolah keagamaan dimaksud.
Bapak Ka. Kanwil Kemenag Prov. Bali dalam materinya menggugah para Guru supaya memiliki Kompetensi dalam melaksanakan tugasnya sebagai Guru. Beliau mengarapkan supaya semangat mengapdi jangan ditentukan oleh jumlah penghargaan/uang yang diterima, tetapi biarlah semuanya apa yang dilakukan bermuara hanya pada pengabdian kita terhadap tuhan yang Maha Esa.
Sementara Pembimas dalam dua judul materi yang dibawakan yang pertama mengajak supaya guru menyadari peran 5 (lima) Nilai Budaya Kerja dalam menumbuhkan karakter anak didik yang baik. Dan bagian yang kedua adalah ajakan untuk menjadi guru yang berwawasan Nasional, dengan harapan supaya jangan sampai ada guru yang wawasan kebangsaannya masih diragukan, dalam membela bangsa dan Negara dari segala macam permasalahan yang sedang dihadapi. Dalam penyampaian Materi Pembinaan kegiatan ini diahiri dengan sosialisasi program Simpatika serta bimbingan teknis pengimputan dan pendaftaran guru di Simpatika.
Kiranya kegiatan yang dilaksanakan satu hari ini dapat berguna dalam meningkatkan kompetensi guru Agama Kristen dan guru yang mengajar di Sekolah Keagamaan Kristen di Prov. Bali. (JST)