(Bimas Islam) Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Perawatan Jenazah yang dilaksanakan pd Rabu, 20 Maret 2019 di Hotel Grand Santhi Denpasar. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta terdiri dari Remaja Masjid Kabupaten/Kota se Bali dan Penyuluh Agama non PNS dari Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini menghadirkan 2 orang dari pejabat yaitu Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan Kepala Bidang Bimas Islam, serta ketua MUI Kota Denpasar dan Drs. H. Saefudin, MPdI selaku narasumber.
Kegiatan yang mengambil tema “Pembinaan Perawatan Jenazah pada Pemuda dan Remaja Masjid dalam Upaya Peningkatan Iman kepada Hari Akhir” mempunyai tujuan meningkatkan kemampuan remaja masjid dalam pelaksanaan perawatan jenazah. Diharap dengan kemampuan tersebut mereka dapat merawat jenazah apabila dari keluarga ada yang meninggal dunia. Di samping itu untuk regenerasi dari petugas-petugas yang sudah udzur yg melaksanakan rukun kifayah di masjid masing masing.
Dalam arahannya Kakanwil menyampaikan bahwa remaja adalah generasi ke depan. Remaja harus mempunyai kompetensi banyak hal, termasuk merawat jenazah. Sesuatu itu kalau berangkat dari belajar, maka tidak canggung untuk melakukannya. Kakanwil juga menambahkan bahwa Kementerian Agama mendorong moderasi beragama yaitu mendorong umat sebagai rahmatan lil'alamin bukan fanatik yg berlebihan. Oleh karena itu Kakanwil mengajak agar semua komponen membangun kedamaian, dari agama membangun persahabatan yang baik, karena potensi konflik saat ini sangat terbuka lebar, maka kita harus merawat Indonesia jangan sampai tercabik-cabik.
Pada kesempatan tersebut Kabid Bimas Islam juga menyampaikan pesan kepada para remaja agar remaja masjid harus memiliki wawasan yang luas. Apabila menjadi seorang pemimpin tidak boleh banyak mengeluh dalam menghadapi tantangan. Juga ditambahkan bahwa di daerah yg bertugas utk membina remaja adalah petugas yg ada di Kantor Urusan Agama kecamatan.