Kamis (30/21), Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke-14
yang diselenggarakan di Hotel Sthala Ubud Kabupaten Gianyar Bali, hari ini
resmi ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, ibu
Komang Sri Marheni dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Ka.Kanwil yang didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Hindu,
bapak Ida Bagus Gde Swastika, dalam sambutannya mengucapkan rasa apresiasi dan
rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung
kegiatan UDG Tingkat Nasional ke-14 dari awal hingga tiba di akhir penutupan
ini. Semua ini bisa dikerjakan dengan segala keterbatasan karena memang situasi
pandemi ini harus memaksa kita untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, agar
apa yang kita harapkan tetap berjalan dengan baik dan tentu kesehatan kita
semua tetap terjaga. Semoga dengan digelarnya UDG ini menjadi momentum untuk
kita semua menerapkan ajaran Agama Hindu dengan lebih dalam lagi, sehingga doa
kita terhadap situasi pandemi ini agar segera berlalu dapat terwujud. Ujar Ka.Kanwil.
Terlebih dari itu, Ka.Kanwil juga berpesan kepada seluruh
peserta, agar semua menerapkan ilmu agama dengan baik bukan saja saat ada ajang
seperti ini, namun berbuatlah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, dan untuk
peserta yang mendapat juara jangan merasa jumawa, serta kebalikannya yang belum
mendapat peringkat juara, jangan merasa berkecil hati. Dalam ajang ini tidaklah
menang dan kalah yang menjadi nilai utama, namun bagaimana nantinya kita dapat
menerapkan nilai-nilai inti dari Agama Hindu dalam kehidupan sosial masyarakat.
Mari terapkan ajaran Tat Twam Asi dalam berkehidupan di masyarakat, karena
konsep Tat Twam Asi adalah konsep saling hormat menghormati, karena di dalam
kehidupan bermasyarakat tidak hanya Agama Hindu saja, namun banyak saudara
agama lain yang memang harus kita hormati, dan ini merupakan bentuk sederhana
penerapan moderasi beragama dari apa yang kita sering gaungkan melalui
Kementerian Agama. Tutup Ka. Kanwil.(tam)