Sebagai madrasah swasta binaan langsung Seksi Pendidikan Islam
Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Candikuning telah melaksanakan program
pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, diantaranya melakukan penyesuaian pola
pembelajaran konvensional menjadi Work Frome Home ( WFH ) bagi guru dan
tenaga kependidikan serta Belajar di Rumah ( BDR ) bagi siswa, menyikapi
kebijakan pemerintah terkait new normal mulai tanggal 5 Juni 2020 semua
guru dan tenaga kependidikan sudah kembali bekerja di madrasah / Work From
Office dengan skala terbatas
Kegiatan MI Al Hidayah Candikuning tetap mengacu pada kalender pendidikan
tahun pelajaran 2019/2020 yang dikeluarkan oleh Bidang Pendidikan Islam Kementerian
Agama Provinsi Bali, saat ini sedang disusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
( KTSP ) dan membentuk Tim
Penanggulangan Covid-19 pada tingkat satuan pendidikan, juga menyusun SOP dan
memastikan terlaksananya protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan
covid 19
Selain itu, sesuai arahan Bapak Arief Dipa Sanjaya,S.Sos.M.Si selaku
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, MI Al-Hidayah
Candikuning telah mengalokasikan dana BOS berdasarkan juknis revisi,
diantaranya untuk pembelian hand sanitiser, penyemprotan disinfektan, pengadaan
masker, memperbanyak westafel, sarana dan bahan lain dalam mendukung program
pencegahan dan penularan Covid-19, termasuk terlibat aktif melakukan
sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) kepada siswa dan masyarakat
melalui pamflet dan jejaring media sosial
Sebagai madrasah yang bernaung dibawah pengelolaan Yayasan Sosial
Al-Hidayah Bedugul ( YSAB ), MI Al-Hidayah Candikuning juga melakukan pembagian
400 paket sembako untuk siswa dan masyarakat sekitar, sebagaimana diketahui sebagain
besar orang tua siswa pada MI Al Hidayah Candikuning bertumpu pada kegiatan perdagangan
dan jasa pariwisata yang kena imbas secara ekonomi, “ disinilah
fungsi dan pentingnya mewujudkan kepekaan kita sebagai lembaga sosial”, kata Ketua
Yayasan, Khairil Anwar, SE. “ Program bagi sembako sangat membantu kami sebagai
masyarakat yang terdampak ”, demikian Agus Mahuri, salah satu wali siswa mengucapkan
terima kasih
MI Al-Hidayah Candikuning juga berhasil menuntaskan aktifasi rekening
siswa dan mengawal pencairan dana sosial
Program Indonesia Pintar ( PIP ) Tahap I Tahun 2020 dengan penerima manfaat berjumlah
21 siswa, juga berhasil melaksanakan PPDB online, “ditengah segala
keterbatasan, alhamdulillah sampai saat ini tercatat 53 siswa baru diterima
melalui jalur online “ kata Subandi, Kepala MI Al-Hidayah Candikuning. (eton-has