Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Rapat Koordinasi Fungsi Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama RI Tahun 2024 Menegaskan Komitmen dalam Peningkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

Badung (Kemenag) – Dalam Rangka Koordinasi antara Biro Organisasi dan Tata Laksana (Biro Ortala) Kementerian Agama RI sebagai managing organizing dengan unit/satuan kerja demi peningkatan kinerja Kementerian Agama bidang keortalaan maka Biro Ortala menyelenggarakan Rapat Koordinasi Fungsi Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama Tahun 2024 yang bertempat di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Kabupaten Badung, Bali. Rabu (03/07/24).

Rakor Fungsi Ortala yang dilaksanakan mulai hari selasa s.d. Jum’at, tanggal 2 hingga 5 Juli 2024 merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Agama Nomor 72 Tahun 2022 bahwa Biro Organisasi dan Tata Laksana menjalankan fungsi pembinaan dan penataan organisasi dan tata laksana dan bertugas melaksanakan pembinaan, koordinasi penataan organisasi, penataan tata laksana dan evaluasi kinerja organisasi serta fasilitasi pelaksanaan reformasi  birokrasi pada Kementerian Agama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

KaKanwil Kemenag Prov. Bali Komang Sri Marheni dalam sambutannya menyampaikan tentang perjalanan mencapai penghargaan WBK-WBBM serta persiapan Pemantauan dan Evakuasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2024 ini, dimana Kanwil Kemenag Provinsi Bali ditunjuk untuk mewakili Kementerian Agama dalam PEKPPP tersebut, disampaikan pula tentang inovasi-inovasi yang sudah dibuat oleh Kanwil Kemenag Prov. Bali dan berharap dalam kesempatan Rakor Ortala ini bisa sebagai momen untuk berbagi pengalaman kepada Kanwil Kemenag seluruh Indonesia. 

“Kenapa kita tidak punya semangat untuk membuktikan bahwa bukan hanya produk halal namun layanan kita juga sudah halal yaitu dengan kemampuan kita mewujudkan WBK-WBBM dan pelayanan publik prima. Bahwa jangan karena anggaran yang minim mempengaruhi pelayanan kita terhadap publik. Namun kita dapat membuat inovasi-inovasi untuk mendukung tujuan agar mampu memenuhi tuntutan para pengguna layanan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali”. Ujar Komang Sri Marheni.

Untuk merangkum semua indikator-indikator pelayanan maka Kanwil Kemenag Prov. Bali sudah memiliki 1 aplikasi layanan yang bernama Pelita yang sudah tergabung di Aplikasi Pusaka dan Pelita merupakan rumah besar pelayanan di Kantor Kemenag Prov. Bali serta menjadi salah satu inovasi yang ada di Kanwil Kemenag Prov. Bali.

Dalam upaya peningkatan pelayanan publik, Kanwil kemenag Prov. Bali mengikutsertakan masyarakat dan pengguna layanan untuk berpartisipasi dalam upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan dan akuntabel.

KaKanwil mengajak untuk bersama-sama membangun Zone Integritas dengan semangat demi pelayanan terbaik untuk publik. Membangun Zone Integritas penuh lika-liku dan perjuangan, wajib berlandaskan kesungguhan hati untuk memberikan pelayanan publik tanpa pernah mengeluh maka semua target dan sasaran  akan bisa tercapai. 

Kegiatan Rakor Ortala ini diharapkan dapat menciptakan komitmen pimpinan seluruh unit organisasi di lingkungan Kemenag dalam rangka mendukung keberlanjutan implementasi kebijakan dan program prioritas Kemenag. Secara prinsip Rakor Ortala ini sebagai sarana komunikasi dan penguatan sinergi antara Biro Ortala dengan para pemangku kepentingan, peningkatan wawasan para pejabat Kemenag sebagai pengambil kebijakan (policy maker) tentang pemahaman dan nilai positif terkait transformasi digital dan organisasi berbasis data. Rakor ini juga diselenggarakan sebagai upaya untuk menyamakan langkah dan pemahaman dalam penyusunan strategi untuk mencapai target kinerja tahun 2024. 

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri PANRB Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Road Map Reformasi                                     j             Birokrasi 2020 – 2024, terdapat 28 indikator RB General dimana 13 indikator (46,43%) diantaranya menjadi mandatori pada fungsi organisasi dan tata laksana, yang pelaksanaannya perlu dikoordinasikan secara optimal kepada seluruh satuan kerja terutama unit yang menangani urusan tata kelola. Oleh karena itu kegiatan ini cukup strategis dalam upaya melakukan akselerasi implementasi reformasi birokrasi Kementerian Agama yang sudah memasuki penghujung periode berdasarkan Grand Desain RB Nasional tahun 2010-2025. 

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama RI Bapak H. Nurudin dalam arahannya menyampaikan bahwa Rakor Ortala ini merupakan bentuk monitoring terhadap pelaksanaan Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tindak Lanjut Hasil Pelaksanaan            Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2024, yang mengamanatkan empat hal, yaitu Pelaksanaan Pakta Integritas Komitmen Kerja, Akselerasi Program Reformasi Birokrasi Kementerian Agama Tahun 2024, Strategi Capaian Sasaran Kinerja Tahun 2024 dan Pelaksanaan Tujuh Program Outlook Kementerian Agama Tahun 2024.

“Kami melihat bahwa Kanwil Kemenag Prov. Bali siap mengikuti dan diikutsertakan dalam Penilaian Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik mewakili Kementerian Agama, satu step diatas pelayanan publik prima tahun 2024 ini”. Kata H. Nurudin.

Kepala Biro mengingatkan bahwa di Kemenag sudah memenuhi syarat tentang Kompleksitas yaitu semua urusan berada di Kementerian Agama dengan resiko yang juga ada yaitu terkait pengelolaan anggaran.  High risk high return semakin tinggi resiko maka tentunya akan mendapatkan penghargaan yang lebih. 

Terkait Zone Integritas dan beberapa hal yang lain Kepala Biro Ortala mendorong bagi para Penilai mengikuti sertifikasi atau mendapatkan sertifikat sebagai asesor. Sehingga hasil penilaian dapat bersifat transparan, bisa diukur, valid dan realible.

Rakor Fungsi Ortala Tahun 2024 ini menghadirkan 125 peserta yang terdiri dari unsur Biro Organisasi dan Tata Laksana, Kepala Bagian Tata Usaha dan Ketua Tim Fungsi Keortalaan pada 34 Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia. (iba/cace)


Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Pembinaan Pegawai oleh Sekjen Kemenag RI: Meningkatkan Profesionalisme dan Integritas ASN Kemenag Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: