(Humas Bali) Bertempat di aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Senin, 25 Juli 2022, dan dihadiri oleh Kepala Bidang dan Pembimas pada Kanwil Kemenag Prov. Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Kantor Urusan Agama dan Kepala Madrasah digelar rapat Sinergitas Capaian Kinerja atau SICAKIN.
Dr. H. Arjiman, M.Pd., selaku Kepala Bagian Tata Usaha menyampaikan bahwa tujuan SICAKIN dilaksanakan adalah untuk mengevaluasi capaian kinerja secara berkala, membahas dan mendiskusikan isu-isu strategis untuk menemukan solusi bersama dan menjalin silaturahmi seluruh satuan kerja dalam satu atap melalui media komunikasi dan koordinasi.
Selain itu H. Arjiman juga menuturkan, bahwa SICAKIN adalah inovasi yang dirancang oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dan menjadi sebuah program yang memberi ruang untuk bersinergi dalam memenuhi capaian kinerja Kementerian Agama.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag., M.Si., menjelaskan dalam arahannya bahwa pelaksanaan SICAKIN yang digelar saat ini merupakan hasil tindak lanjut dari SICAKIN pada tanggal 13 januari 2022 lalu dan juga bentuk aksi dari hasil yang telah disepakati pada Rakerwil, tanggal 29 Maret 2022.
“Dalam sebuah sistem manajemen tentu evaluasi secara berkala adalah hal yang wajib dilakukan, permasalahan-permasalahan yang timbul diharapkan mendapat jalan keluar dan juga melalui evaluasi kita akan lebih bisa membuat perencanaan baru, desain baru yang tentunya memuat mitigasi risiko dalam pencapaian kinerja” ujar Marheni.
Ka.Kanwil Komang Sri Marheni mengungkapkan jika Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali saat ini telah menjadi benchmarking atau miniatur percontohan utama bagi Kanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota di Indonesia dalam hal kinerja yang menunjang opini publik Kementerian Agama secara keseluruhan.
“Kita patut berbangga akan tetapi apa yang telah kita capai bersama belum berakhir, perjalanan kita masih sangat panjang.” ungkap Ka.Kanwil
Kakanwil Komang Sri Marheni berharap Kanwil Kemenag Provinsi Bali tidak hanya mampu membawa opini publik bagi Kementerian Agama saja, tetapi agar dapat menjadi simbol sebuah sistem pemerintahan Reformasi Birokrasi yang diinginkan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan lima poin penting yang harus dicapai kepada seluruh jajarannya yaitu Evaluasi realisasi dan Capain Kinerja Triwulan 2, Konsistensi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas Tahun Berjalan, Monitoring Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Penilaian Mandiri Maturitas (SPIP) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Persiapan (SIPP) Sistem Informasi Pelayanan Publik.
Maka dari itu Kakanwil Komang Sri Marheni mengajak kepada jajarannya selaku pimpinan unit untuk tetap mengedepankan kolaborasi yang aktif dan bermuara pada tujuan organisasi dan hal-hal yang menjadi permasalahan agar diselesaikan bersama melalui forum ini sehingga hasil yang diperoleh segera diimplementasikan kepada seluruh jajaran.(CA)