Denpasar (Kemenag) - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Republik Indonesia di wilayah Bali resmi digelar dari tanggal 18 hingga 20 Oktober 2024. Bertempat di Aula Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, sebanyak 1.821 peserta mengikuti tes yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sebuah metode modern yang memastikan transparansi dan keakuratan dalam hasil seleksi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, turut hadir di lokasi untuk memantau jalannya ujian. Kehadiran beliau merupakan wujud komitmen Kementerian Agama untuk memastikan pelaksanaan seleksi berjalan dengan lancar, tanpa hambatan berarti. "Kami ingin memastikan bahwa semua peserta dapat menjalani proses ini dengan baik. Tidak ada masalah teknis yang berarti, dan peserta terlihat antusias serta siap menghadapi tantangan ini," ujar Komang Sri Marheni di sela-sela kunjungannya.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan motivasi kepada para peserta yang merupakan calon penerus Kementerian Agama. Dalam arahannya, Marheni menyampaikan apresiasi atas kerja keras peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi. "Perjuangan kalian hingga duduk di ruangan ini tidak mudah. Ibu sangat bangga, dan berharap kalian bisa fokus serta memberikan yang terbaik dalam tes ini," tuturnya.
Beliau juga menekankan pentingnya kesabaran dan ketangguhan mental dalam proses seleksi. "Tes ini bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga uji mental dan ketangguhan. Tidak ada yang bisa menjamin semua akan lolos, tapi usaha keras dan doa pasti akan membuahkan hasil di waktu yang tepat," lanjutnya.
Namun, tantangan tidak berhenti di sana. Pada hari pertama seleksi, seorang peserta tidak dapat mengikuti tes karena lupa membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), salah satu syarat utama untuk masuk ruangan tes. Meskipun hal ini disayangkan, panitia tetap berusaha untuk membantu memberikan solusi kepada peserta yang terkendala.
Tes SKD CPNS Kementerian Agama ini menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh banyak calon pegawai yang bercita-cita menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas dan profesional. Selain peserta dari Kementerian Agama, beberapa peserta dari kementerian lain, seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan, juga turut bergabung di titik lokasi ini.
Komang Sri Marheni menutup arahannya dengan harapan besar bahwa para peserta mampu menorehkan prestasi. "Ibu doakan, semoga adik-adik semuanya sukses. Selamat berjuang, dan semoga Tuhan memberikan jalan terbaik bagi kalian untuk menjadi PNS yang berintegritas dan profesional," pungkasnya.
Dengan semangat yang membara, para peserta diharapkan dapat menyelesaikan tes dengan baik, menjaga fokus, dan tetap optimis menghadapi segala kemungkinan.(sn)