Humas Bali, Jumat 10/6/22, Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Bali melalui Sub. Bagian Perencana Data dan Informasi, menggelar
kegiatan Sinkronisasi Perencanaan Data dan Informasi Tahun 2022 di B Hotel
Jalan Imam Bonjol Denpasar Bali.
Seiring dengan pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia
yang telah menimbulkan perubahan sistem dan mekanisme dalam rangka pencapain
output perencanaan berbasis data, penyediaan informasi data agama dan
pendidikan serta implementasi SPBE (Sitem Pemerintahan Berbasis Elektronik),
maka perlu dilaksanakan kegiatan Sinkronisasi Perencanaan Data dan Informasi.
Pande Made Ariawan selaku Ketua Panitia dalam kegiatan ini
mengatakan, tujuan dari digelarnya kegiatan ini adalah, untuk mendukung koordinasi
efektif dan efisien antar Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dengan
instansi lintas sektoral, dalam mengolah, mengelola data, dan sistem informasi
yang akurat,dan dapat dipertanggung jawabkan. Sehingga dapat dipergunakan
sebagai dasar dalam merumuskan perencanaan program dan anggaran.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang
diwakilkan oleh Kepala Bagian tata Usaha, H. Arjiman sangat berterima kasih dan
menyampaikan rasa apresiasi yang sangat tinggi kepada segenap jajaran Sub.
Bagian Perencana Data dan Informasi, yang telah mempersiapkan segalanya hari
ini, dimana kehadiran para peserta dari Kabupaten dan Kota telah lengkap
terkumpul untuk mengikuti acara pembukaan kegiatan Sinkronisasi Perencanaan
Data dan Informasi Tahun 2022, dan yang sangat spesial dalam acara pembukaan
ini dihadiri langsung oleh Kepala Biro Perencanaan Sekjen Kementerian Agama RI
bapak H. Ramadhan Harisman, yang sekalian kami perkenankan untuk memberi
pemaparan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini, ungkap H. Arjiman.
H. Ramadhan Harisman selaku Kepala Biro Perencaaan Sekjen
Kemenag RI, sebelum membuka secara resmi kegiatan ini menyampaikan, bahwa dalam
tugas sebagai ASN kita diberikan kepercayaan oleh Negara untuk mengelola
anggaran. Kepercayaan ini harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,
karena ASN adalah ujung tombak serta contoh untuk melaksanakan amanah itu.
Melakukan kegiatan perencanaan haruslah benar-benar menyiapkan SDM serta
kesediaan waktu, karena ada tiga hal yang harus dimatangkan yaitu, Serapan,
Konsistensi dan Output atau capaian. Jadi apapun hasilnya nanti, tetap harus
melakukan evaluasi, karena dengan kita selalu mengevaluasi sesuatu rencana
kegiatan, disana akan tercipta optimalisasi kinerja. Tutup Kepala Biro
Perencanaan Sekjen Kemenag RI, yang dilanjutkan dengan penyerahan piagam Nilai
Terbaik Kinerja Anggaran Tahun 2021 dan satker madarasah negeri provinsi Bali,
dimana Madrasah Aliyah Negeri karangasem mendapat peringkat 1, Madrasah Aliyah
Negeri 3 Jembrana peringkat ke 2, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Jembrana peringkat
ke 3. Satker Kabupaten dan Kota menduduki peringakat 1 adalah Kantor Kemenag
Kabupaten Badung, peringkat ke 2 Kantor Kemenag Kabupaten Klungkung dan
Peringkat ke 3 Kantor Kemenag Kota Denpasar. (tam)