(Humas Bali) Kabupaten Badung didaulat untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist Ke-27 sekaligus Festival Seni Budaya Islam Tingkat Provinsi Bali yang dipusatkan di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Gubernur Bali yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Bali I Wayan Serinah bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Jum’at (1/09/2023) membuka STQH XXVII dan Festival Seni Budaya Islam Tingkat Provinsi Bali.
Diikuti oleh 242 peserta, Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist Sekaligus Festival Seni Budaya Islam ini merupakan cara yang tepat didalam membentuk generasi yang memahami Islam secara komprehensif.
Mewakili Bupati Badung dalam sambutan yang dibacakannya, KaKanwil Komang Sri Marheni menyampaikan bahwa Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits mempunyai posisi yang sangat vital dalam rangka membangun mental spiritual akhlak bangsa, Al-Quran dan Hadits merupakan sumber pengetahuan serta mengandung nilai-nilai kehidupan yang mengajarkan tentang mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang sejati dan mana yang palsu.
“Melalui perhelatan STQH dan FSBI tingkat Provinsi Bali ini, saya ingin mengajak kita semua untuk menjaga Bali dan Badung pada khususnya yang heterogin ini tetap rukun, damai dan harmonis.” Pesan Bupati Badung lewat sambutan yang dibacakan KaKanwil.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Bali I Wayan Serinah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, salah satunya memiliki tujuan mengembangkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing tinggi dan berintegritas.
“Harapan saya melaui pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist Sekaligus Festival Seni Budaya Islam di Provinsi Bali, mampu kita tunjukkan pada tingkat nasional bahwa Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu bisa memberikan ruang kepada generasi pembaca Al Qur’an dan pelaku seni untuk berkembang sekaligus siap berlaga pada Tingkat Nasional yang akan digelar di Provinsi Jambi.”Ujar Serinah.
Serinah juga berharap kepada masyarakat Muslim di Bali melalui event ini, salah satunya pentingnya memahami literasi Al Qur’an yang bersifat universal. Sehingga bila seluruh umat Islam memahaminya secara mendalam takkan ada kegagalan untuk memahami teks-teks Al Qur’an yang didalamnya banyak dimuat pesan-pesan perdamaian.
Sehingga sesuai kiranya tema yang diangkat dalam STQH tahun 2023 kali ini yaitu Melalui Seleksi Tilawatil Qur'an Dan Festival Seni Budaya Islam Kita Tingkatkan Pemahaman Al Qur'an, Mencintai Seni Budaya, dan Aktualisasi Nilai Moderasi Beragama.
Dalam kesempatan ini juga Bupati Badung melalui Kepala Kesbangpol Kabupaten Badung menyerahkan bantuan operasional kepada pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Bali.
STQH XXVII dan Festival Seni Budaya Islam Tingkat Provinsi Bali ini digelar hingga 2 September 2023 dengan cabang yang dikompetisikan yaitutilawah alquran anak anak dan dewasa, hifdz alquran 1 juz dan 5 juz dan tilawah, hifdz alquran 10,20, dan 30 juz, hafalan 100 dan 500 hadist dengan sanad, tafsir alquran. Sementara cabang untuk Festival Seni Budaya Islam yaitu qasidah rebana, bintang vokalis anak anak, remaja, dan dewasa. (sn)