Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Sukseskan Program Tahun 2025 Melalui Sinkronisasi Perencanaan Data dan Informasi

Denpasar (Kemenag) – Pelaksaan Kegiatan Sinkronisasi Perencanaan Data dan Sistem Informasi Tahun 2024 yang digelar selama 2 (dua) hari dari tanggal 27 hingga 28 Mei 2024 secara resmi ditutup oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali H. Arjiman bertempat di Quest San Hotel Denpasar.  Selasa (28/05/2024).

Kabag TU H. Arjiman dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam membahas mengenai sinkronisasi dalam perencanaan dan data informasi, dimana telah dihadirkan beberapa narasumber yang membahas topik penting dengan harapan agar perencanaan yang dibuat sahih dan didukung oleh data yang akurat termasuk data statistik yang dihasilkan oleh Kanwil serta didukung oleh data dari semua unit kerja dibawahnya dan dari berbagai instansi lainnya dalam rangka perjanjian kerja sama (PKS).

“Dengan perencanaan yang matang didukung oleh data yang kuat dan kolaborasi yang baik antara semua pihak, maka pelaksanaan program dan pelatihan untuk tahun 2025 diharapkan bisa lebih baik, efektif dan efisien. Penggunaan aplikasi e-planning menjadi kunci untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses perencanaan.” Kata H. Arjiman.

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini memiliki beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh para perencana di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, terutama dalam konteks penyusunan perencanaan anggaran dan pembuatan buku statistik. 

“Pentingnya data yang valid, kesadaran dan komitmen untuk menyukseskan upaya ini perencana perlu meningkatkan ketelitian dan komitmen, kolaborasi yang efektif, menggunakan teknologi dengan perencanaan anggaran dan pembuatan buku statistik dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang diharapkan.” Ujar Kabag TU.

Membuat laporan hasil pertemuan secara lengkap dan tepat adalah kunci untuk memastikan kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pimpinan berdasarkan data yang akurat dan komprehensif. Dengan demikian, pelaporan ini membantu dalam memberikan informasi yang valid kepada pihak eksternal dan memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil selanjutnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi nyata.

"Selanjutnya kita juga akan menyusun buku statistik yang mencakup informasi lengkap tentang kinerja dan potensi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Buku ini akan menjadi acuan bagi siapa saja yang membutuhkan informasi lengkap tentang kita. Namun penyusunan buku ini masih terkendala karena data yang belum lengkap dan valid." kata Arjiman.

Kerjasama antara berbagai pihak, seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi ini memungkinkan penggunaan sumber daya yang lebih efisien dan dampak yang lebih besar.

"Pentingnya kerja sama dengan berbagai instansi lain. Kerja sama ini tidak hanya untuk menunjang program internal kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada program-program lintas sektoral seperti pencegahan narkoba, peningkatan ekonomi umat dan lain-lain," Ujar Arjiman.

 Di akhir sambutan harapan Kabag TU kepada peserta kegiatan adalah agar apa yang telah dibahas dalam kegiatan ini dapat segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada pimpinan masing-masing sehingga event ini memberikan manfaat yang nyata dan bekelanjutan demi kemaslahatan umat.(cace,iba).


Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Sekretariat Wakil Presiden Kunjungi Kampung Moderasi Beragama Desa Adat Tojan, Kabupaten Gianyar

Rekomendasi:

Berita Terbaru: