Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Tata Laksana Dinas Persuratan Adalah Denyut Nadi Birokrasi

(Inmas Bali) Dalam setiap agenda yang digelar oleh Kementerian Agama Provinsi Denpasar, Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag selalu megemakan 5 Nilai Budaya Kerja melalui ucapan dan gerakan simbolis yang diikuti oleh seluruh jajarannya, sebab 5 Nilai Budaya Kerja merupakan roh dalam melaksanakan administrasi guna meningkatkan mutu pelayanan terhadap publik. Begitu pula dengan tata laksana dinas persuratan dan kearsipan adalah denyut nadi birokrasi khususnya di Kementerian Agama. Dalam sambutan Ka.Kanwil Kemenag Proviinsi Bali pada agenda Sosialisasi Petunjuk Teknis Tata Persuratan Dinas Dan Kearsipan Kementerian Agama yang digelar oleh Sub.Bagian Umum Kanwil Kemenag Provinsi Bali pada hari Kamis tanggal 9 Februari s.d hari minggu 12 Februari 2017 di Hotel Grand Santhi, Denpasar, beliau menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di era Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang begitu pesat, diharapkan jangan TBC (Tidak Bisa Komputer), sebab jika memiliki penyakit tersebut maka akan sangat menghambat proses administrasi dan penyampaian informasi. Beliau menghimbau kepada 70 peserta yang terdiri dari Kanwil Kemenag, Kakemenag Kab/Kota, MAN, MTsN dan MIN bahwa tata naskah dinas persuratan merujuk pada KMA N0.9 Tahun  2016 dan pola pengklasifikasian surat merujuk pada KMA 44 Tahun 2010, disamping itu belaiu juga menambahkan bahwa persuratan dinas konvensional sudah terdegradasi oleh persuratan dinas elektronik yang disampaikan melalui email kedinasan. Persuratan dinas elektronik dirasa sangat efektif, sangat efisien dan sangat murah dalam menyampaikan persuratan yang bersifat umum akan tetapi persuratan konvesional sampai saat ini masih tetap berjalan di lingkungan lembaga birokrasi sebagai pola administrasi dan jika surat tersebut bersifat khusus atau rahasia yang akan disampaikan kepada suatu lembaga maupun orang tertentu. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bapak Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bali dan pengalungan simbolis tanda peserta yang didampingi oleh Ka.Sub.Bag Umum I Made Sutama, S.Ag, M.PdH, Ka.Sub.Bag Perencanaan Dan Keuangan I Nyoman Buda Antara, S.Sos dan Kasi Pendidikan Agama Hindu Pada Pendidikan Menegah I Ketut Merta, S.Ag, M.Ag.(CA)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Lebih Dekat Melayani Umat

Rekomendasi:

Berita Terbaru: