Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Temui Penghulu, Ka Kanwil Komang Sri Marheni Sebarkan Gemar

(Humas Bali) Bergerak cepat dalam merespon instruksi Menteri Agama RI pada Rapat Kerja Nasional untuk menjadikan Moderasi Beragama sebagai program prioritas Kementerian Agama. Senin, 3 Mei 2021 Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar kegiatan Gemar APRI Provinsi Bali bertempat di aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dan dihadiri anggota Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Kabupaten/Kota se Bali.

GEMAR adalah  Gerakan Moderasi Beragama, merupakan inovasi dalam rangka melakukan gerakan riil dalam penguatan moderasi beragama. Kegiatan ini digagas dan dilaksanakan oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Provinsi Bali dan didukung oleh Cabang APRI seluruh Kab/Kota Se Bali untuk memberikan motivasi kepada seluruh penghulu seBali yang bertugas pada Kantor Urusan Agama Kecamatan seluruh Bali. Selain itu juga hadir ormas keagamaan Islam perwakilan dari Pemuda Ansor, Nahdatul Ulama, dan perwakilan dari Muhammadiyah.

Penghulu memiliki peran yang sangat strategis dalam melakukan pembinaan langsung kepada umat sehingga penguatan komitmen gerakan moderasi beragama adalah sangat urgen dalam mendukung tugas tersebut demi terwujudnya harmonisasi umat Bergama dan sebagai  warga masyarakat dalam segenap aspek kehidupan.

Kepala Bidang Bimas Islam menyampaikan juga dalam kesempatan ini bahwa pembinaan dari awal terkait moderasi beragama kepada umat perlu dilakukan dengan melibatkan peran penghulu. Dimana penghulu sebagai garda terdepan pelayanan pembinaan kepada umat agar mampu menjaga bangsa sehingga terwujud kehidupan umat beragama yang aman dan damai.

Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni menyampaikan bahwa Gemar ini tidak bermakna suatu akronim semata tetapi secara harfiah memiliki makna kesukaan. “Jika kita sudah gemar dan menyukai, maka kita bisa melakukannya tanpa paksaan. Gemar moderasi beragama mengajarkan kepada kita bagaimana kita bersama sama meneguhkan harmonisasi sosial, meneguhkan toleransi, dan meneguhkan kerukunan.” Jelas Marheni.

Lebih lanjut Ka Kanwil menyampaikan bahwa kekuatan Indonesia adalah keberagamannya. Namun sering terguncang karena dinamika sosial yang memunculkan konflik. Tugas kita bersama mengawal moderasi ini dengan mengedepankan toleransi, dimana ciri dari orang toleran adalah mampu menerima perbedaan.

Moderasi Beragama menjadi sangat penting dan menjadi program utama dari Kementerian Agama karena kondisi masyarakat saat ini yang tidak ingin ada pertentangan, radikalisme, dan mencegah konflik. Menjadi tugas dari penghulu untuk mampu menyebarkan berita berita yang menyejukkan dan menangkal berita berita yang mengganggu kenyamanan umat kita. Penghulu dikerahkan untuk menjadi pengawal moderasi beragama agar kedamaian itu mampu tercipta.

Terhadap pelayanan kepada umat, Ka Kanwil menegaskan agar penghulu mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan budaya kerja Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yaitu RELIGI (Ramah, Etika, Loyalitas, Ikhlas, Gigih, Integritas).

“Untuk melakukan program Gemar, maka Religi ini harus digemari oleh penghulu dan dengan Gemar maka akan menyebarkan moderasi beragama” tutup Ka Kanwil.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan pemerintah berupa sarana protokol kesehatan yang diserahkan kepada organisasi masyarakat.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Hilal Tak Nampak di Bali, Kabid Bimas Islam Tunggu Keputusan Pemerintah

Rekomendasi:

Berita Terbaru: