Denpasar, Humas Bali – Hidup rukun antar sesama menjadi harapan setiap insan, upayapun dilakukan oleh Kementerian Agama melalui program kegiatan Dialog Desa Sadar Kerukunan Lintas Tokoh, dan Lintas Lembaga Keagamaan yang digelah oleh Sub.Bagian Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Jum’at, 8 Oktober 2021 bertempat di Padi Buffet dan Al Carte Kabupaten Gianyar.
Mengangkat tema Meneguhkan Moderasi Beragama untuk Bangkit Bersama kegiatan Dialog Desa Sadar Kerukunan Lintas Tokoh, dan Lintas Lembaga Keagamaan yang mengundang 20 orang perwakilan tokoh tokoh agama di Kabupaten Gianyar ini, bertujuan agar desa yang ditunjuk sebagai Desa Sadar Kerukunan dapat mejadi agen dengan semangat kerukunan umat beragama yang kuat dan menggugah daerah lainnya. Selain itu juga untuk memperkokoh silaturahmi antar tokoh umat beragama; meneguhkan moderasi beragama dalam upaya untuk bangkit bersama; dan memperteguh komitmen untuk tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan basis kebhinekaan.
Selaku Ketua Panitia Tia Sastrina yang juga merupakan Plt. Ka.Sub.Bag KUB ini menjelaskan bahwa Dialog Desa Sadar Kerukunan Lintas Tokoh, dan Lintas Lembaga Keagamaan ini dilatarbelakangi oleh keingingan dan upaya untuk membangun dan memelihara kerukunan sebagai pondasi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang kuat dan maju, didukung oleh peran lembaga keagamaan dan para tokoh agama. Desa sebagai lingkup terbawah merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam menjaga kerukunan dan Kementerian Agama memiliki kewajiban untuk menghadirkan peran serta pemerintah ditengah masyarakat guna memperkuat kerukunan umat beragama.
Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Dr. Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si menyampaikan terpilihnya Desa Blahbatuh Kabupaten Gianyar sebagai Desa Sadar Kerukunan, telah melalui pemetaan yang telah memenuhi syarat sesuai dengan petunjuk teknis Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI.
Ka Kanwil berharap melalui kegiatan seperti ini mampu memberikan dampak bagi desa desa di kabupaten lain sehingga ajeg Bali bisa kita wujudkan. “Dengan umat yang rukun, maka kita bisa membumikan moderasi beragama” Ucap Ka Kanwil.
“Saya berharap Desa Blahbatuh nanti kedepannya mampu menjadi motor penggerak kerukunan umat beragama disekitarnya, mampu menstabilkan keberagaman, dan melestarikan kearifan lokal yang sudah menjadi warisan leluhur kita” Ujar Marheni.
Selain dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, dialog ini juga menghadirkan Ketua Badan Kesbangpol Kabupaten Gianyar dan Ketua FKUB Kabupaten Gianyar sebagai pembicara.(sn)