Denpasar (Kemenag) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengawali Tahun Anggaran 2025 dengan melaksanakan kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Penandatanganan Pakta Integritas serta Perjanjian Kinerja, Kamis (02/01/2025). Acara ini berlangsung di aula Kanwil Kemenag Bali dan dihadiri oleh para Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat, Kepala Kantor Kemenag dari 9 kabupaten/kota di Bali, serta perwakilan unit kerja lainnya. Kegiatan ini menjadi langkah awal strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkualitas.
Kepala Bagian Tata Usaha, Syarief Hidayatullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan anggaran Rp573,311,898,000 dapat berjalan transparan, akuntabel, dan berkualitas. Anggaran tersebut dibagi untuk berbagai program dan unit kerja, termasuk Belanja Pegawai sebesar Rp446,819,651,000, Belanja Barang sebesar Rp101,643,692,000, Belanja Modal sebesar Rp24,116,405,000, serta Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp732,150,000.
“Penyerahan DIPA ini bukan hanya proses administratif, tetapi juga wujud komitmen kami untuk mendukung pembangunan nasional melalui program yang efektif dan efisien,” ujar Syarief.
Sebagaimana dijelaskan, DIPA Kementerian Agama TA 2025 telah disahkan pada 2 Desember 2024 dan diserahkan oleh Presiden kepada Menteri Agama pada 10 Desember 2024. Kanwil Kemenag Provinsi Bali sendiri menerima dokumen DIPA secara digital dari Pejabat Gubernur Bali pada 18 Desember 2024 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar.
Kepala Kanwil Kemenag Bali, Komang Sri Marheni, dalam sambutannya mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Ia menegaskan pentingnya menjalankan program sesuai rencana agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pelayanan keagamaan dan pendidikan.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk membangun pelayanan yang lebih baik dan mendukung tujuan pembangunan nasional,” kata Sri Marheni.
Fokus Kerja Tahun 2025
Dalam arahannya, Kepala Kanwil menyampaikan tujuh fokus kerja untuk jajarannya:
1. Melaksanakan program secara tepat waktu dan tepat sasaran.
2. Membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional.
3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang keagamaan.
4. Memperkuat sinergi antara pusat dan daerah.
5. Mengelola anggaran dengan transparan dan akuntabel.
6. Mencapai target nasional melalui program yang berkualitas.
7. Menjadi pelopor perubahan positif untuk masyarakat.
Setelah penyerahan DIPA, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja oleh pimpinan satuan kerja. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan semua program kerja dapat terlaksana dengan baik sepanjang tahun 2025.
“Selamat melaksanakan tugas. Mari kita jalankan amanah ini dengan penuh dedikasi untuk memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat,” tutup Sri Marheni.
Acara ini menegaskan komitmen Kemenag Bali untuk terus mendukung pembangunan nasional dengan tata kelola yang baik, sesuai visi besar “Terwujudnya masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.”(sn)