(Inmas Bali) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag menerima penghargaan terhadap prestasi yang di raih oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada hari Kamis, 27 Oktober 2016 di Jakarta. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Agama RI Bapak Lukman Hakim Saifudin. Penghargaan ini diberikan terkait dengan kegiatan Rapat Kerja Kuasa Pengguna Anggaran Kementerian Agama Tahun 2016.
Menag dalam arahannya menyampaikan bahwa "Peningkatan jumlah serapan anggaran perlu dipacu lebih keras lagi mengingat waktu pelaksanaan anggaran tahun ini praktis hanya tersisa 40 hari lagi. Waktu yang amat pendek untuk menuntaskan anggaran jika melihat realisasi anggaran kita sampai dengan tanggal 26 Oktober 2016 sebesar 66,42 persen dari pagu anggaran sebesar kurang lebih Rp 56,4 Triliun." "Artinya terdapat sisa pagu anggaran sebesar Rp 19.1 Triliun, sementara target serapan anggaran pada bulan ini sebesar 75,92 persen dan target akhir tahun sebesar 98,46 persen," lanjut Menag.
Selain meminta seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan anggaran yang tinggal 40 hari kerja, dalam upaya mengembalikan opini WTP Laporan Keuangan Kementerian Agama tahun 2016, Menag meminta seluruh kuasa pengguna anggaran dan seluruh jajaran di pusat dan daerah agar betul-betul memperhatikan penggunaan anggaran dengan mengoptimalkan penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan keuangan negara, meningkatkan transparansi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Menag dalam kesempatan tersebut, memberikan penghargaan Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Award untuk dua kategori, yaitu Kategori Penyajian Laporan keuangan Tahun 2016 Tingkat UAPPA-E1 dengan Terbaik Pertama diraih DitjenHindu, Terbaik Kedua Ditjen Bimas Katolik, dan Terbaik Ketiga diraih Ditjen Bimas Kristen.
LKKA Award untuk Penyajian Laporan keuangan Tahun 2016 Tingkat UAPPA-W, dengan Terbaik Pertama diraih Kanwil Kementerian Agama Provinsi DI Yogyakarta, Terbaik Kedua diraih Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, dan Provinsi DKI Jakarta Terbaik Ketiga.
Selain LKKA Award diberikan juga Barang Miliki Negara (BMN) Award dengan tiga kategori. Kategori Penetapan Status Penggunaan, Terbaik Pertama diraih Kanwil Kemenag Bali, Terbaik Kedua Kanwil Kemenag Prov D.I. Yogyakarta, dan Terbaik Ketiga diraih Kanwil Kemenag Provinsi Riau.
Kategori Tanah Bersertipikat, Terbaik Pertama diraih Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Terbaik Kedua Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, Terbaik Ketiga Provinsi D.I. Yogyakarta. Untuk Kategori Penghapusan BMN, Terbaik Pertama diraih Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Terbaik Kedua, Kanwil Kemenag Provinsi D.I. Yogyakarta, dan Terbaik Ketiga Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. (dm/sn).