Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Buka Konferensi Islam ASEAN, Wapres Menyampaikan Pentingnya Menjadi Khairu Ummah

(Humas -  Bali) –  Provinsi Bali ditunjuk sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Konferensi Islam ASEAN 2022 memiliki alasan mendasar yang tidak hanya berdasar pada keindahan alam semata tetapi bahwa Bali amat kaya akan seni, budaya serta kaya akan keragaman agamanya. 

Bali menjadi titik pertemuan dari masyarakat seluruh dunia dengan watak masyarakatnya yang terbuka kepada siapa saja yang mampu berpadu pada harmoni.

Konferensi Islam ASEAN yang ke 2 ini dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia K H. Ma’ruf Amin bertempat di Hilton Hotel and Resort, Nusa Dua Bali. Konferensi Islam ASEAN ini dihadiri oleh 140 peserta dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Myanmar, Vietnam, Timor Leste, serta Arab Saudi. Konferensi ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi.

Mewakili Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Menag Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan bahwa konsep tema yang diusung dalam konferensi ini yaitu “Khairu Ummah” (Umat Terbaik), sesungguhnya sejalan dengan konsep Moderasi Beragama yang menjadi amanah RPJMN dan program prioritas Kementerian Agama RI.

“Khairu Ummah juga akan terwujud dengan sikap saling menyayangi dan menghormati dengan sesama umat manusia. Perbedaan hanyalah identitas yang disatukan dengan kuatnya komitmen untuk berbuat yang terbaik bagi umat, bangsa, negara serta kepentingan dunia. Khairu Ummah adalah mereka yang paling besar rasa kasih sayangnya kepada sesama umat manusia dan alam semesta.”Ujar Wamen

Wapres dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Konferensi Islam ASEAN ke-2 ini di Provinsi Bali, tanah dewata yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu, dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pelaksanaan kegiatan yang didominasi oleh umat Islam dari berbagai negara. 

Ini menandakan kematangan Indonesia dalam menata keragaman. Momentum ini juga merefleksikan pada dunia, bahwa masyarakat Indonesia senantiasa hidup berdampingan.

Diharapkan oleh Wapres konferensi ini kiranya dapat menghasilkan keputusan yang semakin meneguhkan posisi umat Islam dalam kancah global, demi terwujudnya perdamaian dan tegaknya muruah kemanusiaan.

“Saya juga mengharapkan perhelatan ini semakin menumbuhkan prospek, sekaligus menguatkan kerja sama negara-negara ASEAN dan Arab Saudi di berbagai aspek, utamanya di bidang pendidikan, riset untuk mengakselerasi tercapainya generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.” Ujar Wapres ketika membuka Konferensi Islam Tingkat ASEAN ke-2, Kamis (22/12/2022).

Selain itu Wapres juga berharap melalui konferensi ini kita semua memperoleh kuntum khaira ummatin ukhrijatlinnas (kamu adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia). Menjadi penting, bagaimana konferensi ini merumuskan untuk kita menjadi kuntum khaira ummatin ukhrijatlinnas. Bagaimana supaya kita memperoleh kuntum khaira ummatin ukhrijatlinnas. Itu saya kira yang penting, bagaimana konferensi ini merumuskan untuk kita menjadi kuntum khaira ummatin ukhrijatlinnas.

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Abdullatif bin Abdul Aziz Al-Syaikh menyampaikan, umat terbaik sama halnya dengan umat yang moderat, yakni yang menjalankan kebaikan-kebaikan dalam bentuk moderasi.

Ia juga menekankan, saat ini dunia sangat butuh konsep khoiru ummah, yang menerapkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Sunnah yang dijalankan sahabat dan khulafaur rasyidin.

Hadir dalam pembukaan Konferensi Islam ASEAN ini, Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Kerajaan Arab Saudi, Abdullatif bin Abdul Aziz Alu Syaikh, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Esam bin Abid Al-Thaqafy, Gubernur Bali, Wayan Koster, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, Rektor dari berbagai universitas Islam di Indonesia, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali beserta jajarannya serta Delegasi Konferensi dari negara-negara ASEAN. Konferensi  ini berlangsung 21-23 Desember 2022.(sn)


Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Tindak Lanjuti Instruksi Menag, Kabag TU Gandeng Kamad se Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: