Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Dibawah Komando Ka Kanwil Komang Sri Marheni, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Meraih Prestasi Pelayanan Prima

(Jakarta - Humas Bali) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik kategori “Pelayanan Prima” Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni menerima langsung penghargaan ini di Intercontinental Jakarta Pondok Indah Hotel, Selasa 8 Maret 2022.

Tidak salah menteri agama menjadikan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali sebagai benchmarking dari tujuan studi tiru satuan kerja Kementerian Agama dalam pembangunan Zona Integritas. Prestasi penghargaan sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik kategori “Pelayanan Prima” bukan hal yang mudah dicapai. Ada berbagai upaya dan kerja keras seluruh jajaran tentunya dibawah komando dan tangan dingin sosok Komang Sri Marheni yang terlebih dahulu berhasil mengantarkan Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar meraih prestasi Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Pelayanan dengan standarisasi berkelas dunia serta digitalisasi menjadi penekanan layanan pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Pandemi Covid 19 menjadikan seluruh aktivitas perkantoran dilakukan secara virtual. Namun, hal ini bukan menjadi penghalang Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali memberikan pelayanannya kepada umat.

Berbagai inovasi diciptakan oleh Srikandi ZI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Dibawah komandonya seluruh SDM pranata komputer yang dimiliki oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali membangun aplikasi layanan berbasis online dimana seluruh layanan yang diciptakan itu terintegrasi pada satu layanan yaitu PELITA yang merupakan akronim dari Pelayanan Inspiratif Terpercaya. 

Pelita diciptakan untuk memberikan pelayanan terinspirasi dan terpercaya yang mampu diimplementasikan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama Provinsi Bali. Pelita merupakan media pelayanan yang berisi berbagai informasi layanan bagi pengguna layanan dan pegawai di Provinsi Bali, yang berbentuk chat bot telegram. Pelita sendiri terbagi dalam lima bagian yaitu layanan eksternal, layanan internal, layanan Kemenag Kabupaten/Kota, Prisma, dan Rubrik RB/ZI. 

Layanan eksternal yang dituju bagi pengguna layanan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali untuk memperoleh informasi dimana layanan eksternal ini terdiri dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Sistem Pelayanan Agama Terpadu (SIPADU), Sistem Data Guru Agama (SITAGA), Sistem Manajemen Administrasi Guru TPG (SMART), Sistem Manajemen Angka Kredit (SIMAK), Sistem Informasi Pinjam Aula dan Ruangan (SIMPAR), Ketahanan Pangan Umat (Tangan Umat), Sistem Aplikasi Kepuasan Pelayanan (SIAP SAPA), Rumah BINAR (Bimbingan Intensif Anak Remaja) Bali, Media Informasi dan Kreatifitas (MEDIKA). Sebagai bentuk keterbukaan informasi public Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali juga memiliki Sukma podcast yang merupakan akronim dari Suara Kita dan Masyarakat yang merupakan media informasi yang ditayangkan melalui media digital.

Kemudian untuk layanan internal terdiri dari Sentuhan Rasa Sri Marheni (SESARI), Jalan Jalan Inspiratif Temani Ibu Komang (JINTOMANG), Monitoring dan Investigasi Pejabat dan Pegawai (NOTIP), Sistem Informasi Manajemen Data Kediklatan (SIMDAK), Tim Pengawasasn Kinerja Internal (TPKI), Tim Pengawasan Kinerja Eksternal (TPKE).

Pelita ini sendiri telah terintegrasi dengan berbagai layanan yang ada di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Sementara PRISMA yang merupakan akronim dari Pelayanan Bersih Madrasah merupakan layanan madrasah yang telah terintegrasi dengan Pelita. Sementara itu untuk Pelita ke lima adalah RUBRIK RB/ZI yang merupakan akronim dari Ruang Umum dan berbagi Informasi dan Komunikasi tentang Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas.  

Seluruh inovasi ini tidak akan terbangun tanpa adanya komitmen yang tinggi baik dari pimpinan tertinggi hingga bawah. Pemahaman apa itu Zona Integritas terus disebarkan, laksana virus maka seluruh pegawai pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali harus terjangkit virus ZI agar pembangunan WBBM ini dapat terealisasi. Pernyataan komitmen pembangunan ZI menuju WBBM pun telah dilakukan dengan melahirkan sebuah karya yang berupa lagu, karena dengan seni maka pesan akan lebih mudah tersampaikan.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Sebagai Upaya Membumikan Moderasi Beragama pada ASN Kementerian Agama Provinsi Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: