Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Sebagai Upaya Membumikan Moderasi Beragama pada ASN Kementerian Agama Provinsi Bali

(Humas Bali) – Upaya dalam membumikan Modersi Beragama dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Sub.Bagian Ortala dan KUB dengan menggelar kegiatan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Provinsi Bali. Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Selasa, 22 Maret 2022 secara virtual membuka orientasi ini dan juga dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan Statistisi Ahli Madya Biro Humas, Data, dan Informasi selaku ketua kelompok kerja Moderasi Beragama Kementerian Agama RI.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh ditetapkannya Moderasi Beragama sebagai prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dan Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024. Kemudian dalam rangka mencapai target implementasi sesuai dokumen Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama, dilakukan percepatan implementasi internalisasi penguatan moderasi beragama bagi Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama dan dalam implementasi internalisasi penguatan moderasi beragama bagi Aparatur Sipil Negara tersebut, perlu dilakukan sinergitas perencanaan dan pelaksanaan agar tercapai target secara optimal.

Tia Sastrina selaku ketua panitia menjelaskan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk membentuk model Moderasi Beragama dalam sikap dan perilaku pegawai Kementerian Agama di lingkungan kerja dan bermasyarakat. Hal ini selaras dengan tema yang diangkat yaitu “Mewujudkan Sikap dan Perilaku ASN yang Moderat dalam Beragama”.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni secara virtual menyampaikan bahwa Bali merupakan destinasi tujuan wisata dunia dengan komposisi masyarakat yang sangat heterogen. Tidak hanya berasal dari satu suku dan agama saja, masyarakat Bali pun sangat beragam. Warga negara asing yang hidup menetap di Bali dalam jangka waktu yang sangat lama pun banyak ditemukan di Bali. Meski dengan  keberagamannya, sampai saat ini tetap mampu hidup selaras dan menjaga budayanya tetap “ajeg”.

“Saya sangat berharap kepada seluruh peserta yang disebut sebagai “Pelopor Moderasi Beragama” ini dapat mengimplementasikan nilai-nilai kerukunan serta menginternalisasi dan menjadi agen untuk menyebarkan pesan-pesan toleransi, sehingga kerukunan umat beragama khususnya di Provinsi Bali bisa tetap terjaga dengan baik.”Ujar Ka Kanwil.

Sementara itu Statistisi Ahli Madya Biro Humas, Data, dan Informasi Bapak Rosidin yang merupakan ketua kelompok kerja Moderasi Beragama Kementerian Agama RI memaparkan bahwa Pelaksanaan Penguatan Moderasi Beragama bagi pegawai meliputi beberapa hal yaitu 

Lokakarya Pimpinan, Pelatihan Master Training, Pelatihan Instruktur Nasional, Training of Trainer, Pelatihan Penggerak, Orientasi Pelopor, Sosialisasi, Literasi, Diseminasi, dan Publikasi.

Dilaksanakan selama empat hari di B Hotel Denpasar, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang mumpuni dibidangnya dan diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari ASN Kementerian Agama Provinsi Bali dan tokoh tokoh agama dan keagamaan Provinsi Bali.

Pelaksanaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Provinsi Bali menggunakan metode seminar dengan penjelasan beberapa pokok bahasan yang disampaikan oleh pemberi materi kepada para peserta kegiatan.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Menyikapi Tantangan di Era Disrupsi, Ka Kanwil Komang Sri Marheni Menyampaikan ASN Kemenag Bali Dituntut Meningkatkan Pelayanan Publik

Rekomendasi:

Berita Terbaru: