Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Dirjen PHU Minta JAMAROH Dilaksanakan Bergilir

Bidang PHU - Bali : Sebagai kegiatan direktif pada Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Nizar, meminta agar kegiatan JAMARAH (Jagong Masalah Umrah dan Haji) dapat dischedulkan secara terstruktur di seluruh Provinsi. Hal tersebut untuk men-support sekaligus menggali masukan dari seluruh lapisan masyarakat terkait penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan pada Pertemuan Koordinasi Program dan Kegiatan Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah se-Indonesia yang diselenggarakan Forum Kepala Bidang PHU di Hotel Mercure Kuta, 18 - 20 Maret 2019 yang lalu. Hadir pada kesempatan itu Direktur Pembinaan Haji, H. Khoirzi Dasir sebagai narasumber dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dari seluruh provinsi di Indonesia sebagai peserta.

Nizar mendeskripsikan bahwa ada 34 provinsi di seluruh Indonesia. "Kalau setahun ada 12 bulan, artinya dalam sebulan bisa 3 provinsi menyelenggarakan kegiatan direktif tersebut. Belum lagi kalau setiap Kabupaten/Kota juga menyelenggarakan kegiatan JAMARAH maka saya yakin informasi tentang haji dan umrah akan banyak dicerna masyarakat Indonesia dan informasi haji bisa menjadi berita yang besar di berbagai media," jelas Dirjen PHU didampingi Kabid PHU Bali, H. Kusnul Hadi dan Ketua Forum Kabid PHU, H. Kaswadi.

Hanya saja Dirjen PHU masih menyayangkan bahwa kegiatan JAMARAH se-Indonesia belum terkoordinasi dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan penyelenggaraan JAMARAH yang seringkali waktunya dilakukan bersamaan di beberapa daerah. Apalagi kegiatan unggulan program Penyelenggaraan Haji dan Umrah tersebut jarang dipublikasi secara besar-besaran di media massa dan elektronik.

Oleh karenanya, Dirjen PHU meminta melalui kegiatan forum koordinasi para Kabid PHU se-Indonesia ini dimanfaatkan untuk saling berkoordinasi, termasuk dalam penschedulan pelaksanaan JAMARAH. "Silakan digilir pelaksanaannya, diatur penjadualannya. Dan mohon pula agar dibesarkan di media massa biar haji itu ada gregetnya," tambah Nizar.

Sementara itu, pertemuan yang berlangsung tiga hari tersebut banyak membicarakan problem-problem yang dihadapi Bidang PHU se-Indonesia dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari. Para Kabid PHU juga banyak membicarakan tindak lanjut program dan kegiatan untuk tahun 2019 serta persamaan persepsi terkait program unggulan 2020. (dean)


Berita Sebelumnya
Selamat Bertugas Para Pelayan Umat
Berita Berikutnya
Kanwil Bali Pantau Pelunasan Biaya Haji

Rekomendasi:

Berita Terbaru: