Denpasar (Kemenag) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu
Kementerian Agama RI menyelenggarakan Asesmen Uji Kompetensi Pengisian
Jabatan Administrasi, di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Kegiatan ini
digelar untuk mengisi kekosongan sejumlah jabatan karena pensiun,
rotasi, maupun mutasi pejabat sebelumnya,Rabu (14/05/2025).
Mengawali
laporannya Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Ida Made Pidada Manuaba,
menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, beserta jajaran atas dukungan penuh
dan fasilitasi yang diberikan. Ucapan terima kasih juga disampaikan
kepada tim asesor serta seluruh peserta asesmen.
Pidada
melaporkan bahwa peserta yang terdaftar awalnya berjumlah 12 orang untuk
mengisi jabatan administrator 10 orang dan jabatan pengawas 2 orang,
namun dari 12 peserta 1 orang peserta ijin karena sakit dan 1 orang
peserta tidak dapat mengikuti asesmen, sehingga jumlah peserta yang
mengikuti asesmen sebanyak 10 orang, 8 orang untuk pengisian jabatan
administrator dan 2 orang untuk jabatan pengawas.
Adapun peserta
yang mengikuti Asesmen ini berasal dari Kanwil Kemenag Provinsi DKI
Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Kalimantan
Selatan, Bengkulu dan selebihnya berasal dari Provinsi Bali.
“SDM
di Ditjen Bimas Hindu saat ini sudah terbatas jumlahnya, pada Pembimas
Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan sudah memasuki batas usia
pensiun, dan menyusul 2 pembimas Hindu akan memasuki BUP juga. Lalu
terdapat 2 jabatan Kepala Subdirektorat pada Ditjen Bimas Hindu pusat
yang ksosong selama beberapa bulan, sehingga perlu dilaksanakan kegiatan
Asesmen Uji Kompetensi Pengisian Jabatan Administrasi Direktorat
Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Tahun 2025 ini”
terangnya
Dalam kesempatan ini Kepala Biro SDM, H. Wawan Djunaedi
memberikan arahan bahwa pentingnya pengembangan SDM berbasis teknologi
melalui aplikasi kompetensi yang tengah dikembangkan, agar ASN dapat
secara mandiri mengakses dan merencanakan pengembangan dirinya.
Selanjutnya
Kakanwil Komang Sri Marheni dalam sambutannya menyampaikan bahwa
pihaknya mendukung penuh pelaksanaan asesmen ini untuk memberikan hasil
terbaik bagi kemajuan Kementerian Agama dan sekaligus menegaskan
pentingnya peningkatan kualitas ASN sebagai bagian dari reformasi
birokrasi.
“Asesmen ini merupakan upaya nyata untuk menjaring
kader-kader ASN yang unggul, berkompetensi tinggi, berdedikasi, dan
berorientasi pada pelayanan publik. Kami ingin memastikan bahwa
jabatan-jabatan strategis diisi oleh Aparatur yang memiliki komitmen
kuat terhadap integritas dan profesionalisme,” ujar Marheni
Komang
Marheni berharap semoga melalui asesmen ini mampu menghasilkan aparatur
yang adaptif dan responsif terhadap dinamika masyarakat dan siap
menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Sementara
itu Kepala Biro SDM, H. Wawan Djunaedi mengungkapkan agar setiap ASN
sadar akan kompetensi yang dimiliki dan dibutuhkan, sehingga
pengembangan karier menjadi lebih terarah
H. Wawan Djunaedi juga
menjelaskan bahwa PMA 12/2022 telah terakreditasi BKN dengan predikat
Baik Sekali, sehingga Upenkom Kemenag kini memiliki kewenangan
menyelenggarakan uji kompetensi untuk jabatan administrasi.
Kegiatan
asesmen ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Hindu, I Nengah
Duija. Dalam arahannya, Dirjen menegaskan bahwa asesmen ini bertujuan
memastikan kesesuaian kompetensi peserta dengan jabatan yang akan diisi.
Duija juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan komitmen para peserta sebagai calon pejabat.
“Seorang
pejabat harus siap ditugaskan di mana saja, bahkan jika harus jauh dari
keluarga. Itu bagian dari tanggung jawab,” tegasnya.(CA)
Ditjen Bimas Hindu Gelar Asesmen Pengisian Jabatan Administrasi di Kanwil Kemenag Provinsi Bali