Denpasar (Kemenag) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam menggelar Festival Ramadan, yang mengusung tema "Ramadan Menenangkan dan Menyenangkan; Ramadan Bahagia dan Penuh Cinta." Kegiatan ini merupakan bagian dari program Syiar Ramadan yang diinisiasi oleh Ditjen Bimas Islam Kemenag RI dan diselenggarakan serentak di 34 provinsi secara virtual.
Festival Ramadan di Provinsi Bali berlangsung Jum’at (21/03/2025) di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Ketua Tim pada Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Ketua Baznas Provinsi Bali, Baznas Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Ketua LAZ Provinsi Bali, serta perwakilan dari berbagai lembaga terkait.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Ramadan ini. Ia menegaskan bahwa perhatian Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf terhadap program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, bulan Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial, termasuk dalam penguatan peran zakat dan wakaf sebagai instrumen kesejahteraan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, memiliki peran strategis dan konstitusional dalam menggerakkan serta memberdayakan zakat di tengah masyarakat.
Festival Ramadan ini menghadirkan berbagai kegiatan inspiratif, termasuk penyerahan 500 paket sembako hasil kolaborasi ASN Muslim Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Baznas Provinsi Bali, Baznas Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, LAZ Provinsi Bali, serta UPZ Kanwil Kemenag Provinsi Bali. Selain itu, acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan launching Beasiswa Zakat, sebuah program yang ditujukan untuk membantu pendidikan anak-anak kurang mampu melalui dana zakat.
Sebagai wujud nyata kepedulian, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menyerahkan secara simbolis beasiswa zakat serta bantuan paket sembako kepada 13 anak yatim dari berbagai yayasan di Denpasar. Paket sembako yang telah disiapkan nantinya akan didistribusikan kepada para penerima manfaat lainnya, termasuk anak yatim dan penyandang disabilitas.
Festival ini diharapkan menjadi titik awal dalam penguatan literasi zakat dan wakaf, sekaligus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan kebaikan selama Ramadan. KaKanwil pun berharap sinergi antara Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Baznas, dan Lembaga Pengelola Zakat dapat terus diperkuat guna memastikan manfaat zakat dan wakaf dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.(sn)