Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

FKUB BALI TERIMA KUNKER KOMISI VIII DPR RI

Senin, 5 Desember 2016 agenda kunjungan kerja komisi VIII DPR RI berjumlah 14 orang dengan 4 staf pendamping diterima oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag dan jajaran dan Ketua FKUB Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet serta perwakilan majelis-majelis agama. Mereka diterima di Puri Debecingah Jl.Pulau Adi Denpasar yang merupakan kediaman ketua FKUB Provinsi Bali dan sekaligus juga Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia. Dalam kesempatan ini turut hadir Kesbangpol Provinsi Bali, Biro Kesra, FORPELA (Forum Perempuan Lintas Agama) dan FORGIMALA ( Forum Pemuda Lintas Agama). Sambutan selamat datang disampaikan oleh Ketua FKUB dengan memaparkan bahwa kehidupan beragama di Bali terjamin dan kondusif meskipun terdapat riak-riak kecil namun dapat diselesaikan dengan pedoman pendekatan nilai-nilai agama dan musyarawah serta tidak membesar-besarkan masalah. “Kalau sudah tutup buku ya sudah, jangan dibuka lagi. Karena harga kerukunan itu sangat mahal, sebab nilai kebersamaan sudah ada sejak zaman dulu di masa pemerintahan Dalem Waturenggong” sambung Bapak Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag. Maka dari itu harapan dari Ka.Kanwil Kemenag Prov.Bali dan Ketua FKUB Provinsi Bali, Bali selain menjadi kunjungan wisatawan nasional dan internasional juga telah menjadi barometer kerukunan umat beragama untuk itu mohon agar diperhatikan lagi peran FKUB Bali sebab bergerak kerukunan dimulai dari aspek anggaran dan Kementerian Agama Provinsi Bali selalu menghadiri semua agenda yang berhubungan dengan kerukuanan. Dari hasil diskusi yang terkesan serius namun santai, terlontar pertanyaan-pertanyaan seputar pendirian tempat ibadah  serta bagaimana mewujudkan harmonisasi kerukunan. Jawaban yang diwakili dari masing-masing majelis agama dapat dijawab tuntas dan memuaskan, sehingga komisi VIII DPR RI yang dipimpin oleh Hj. Ledia Hanifa Amalia, S.Si, M.Psi.T dari Fraksi PKS memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap FKUB Bali dan juga Kementerian Agama Provinsi Bali atas upaya-upaya yang telah dilakukan selama ini apalagi memiliki peran yang sangat besar dalam mewujudkan harmonisasi tersebut serta meredam isu keagamaan terutama dalam pilkada, untuk itu komisi VIII DPR RI akan berupaya dalam menoptimalkan anggaran karena kerukunan itu sangat mahal harganya dan sebagian besar tokoh agama adalah salah satu bagian ujung tombak demi menjaga keutuhan NKRI dalam meredam isu keagamaan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan santap siang dan penukaran cinderamata lalu foto bersama.(CA)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Koordinasi dalam Menyongsong 2017

Rekomendasi:

Berita Terbaru: