Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Generasi Muda Bali Perkuat Identitas Budaya Dan Moderasi Beragama

(Humas Bali), Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Bidang Pendidikan Hindu Ida Ayu Putu Gede Dharma Yanti menyampaikan bahwa generasi muda Bali tidak hanya merasakan budaya secara langsung, tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengetahuan mereka tentang budaya. Melalui media sosial dan platform digital, mereka tidak hanya menjadi "culture experience" tetapi juga "culture creators", dengan membagikan pengetahuan dan pengalaman budaya mereka.

Hal tesebut disampaikan saat membuka sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Pembinaan Penguatan Budaya Dan Moderasi Beragama Bagi Siswa Hindu Tingkat SMA/K Di Kabupaten Buleleng, Senin (22/04/2024) di Hotel  Bali Taman Beach and Resort SPA.

Kegiatan yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Pendidikan Hindu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pentingnya melestarikan dan menjunjung nilai-nilai budaya luhur serta bersikap moderasi beragama untuk membentuk generasi muda Hindu yang memiliki keluhuran budi, sikap toleransi, dan dapat berintegrasi dalam kehidupan modern.

Bidang Pendidikan Hindu melakukan percepatan implementasi internalisasi penguatan budaya dan moderasi beragama pada siswa tingkat SMA/SMK sebagai bagian dari program prioritas Kementerian Agama. Langkah ini juga merupakan upaya untuk memenuhi target rencana strategis Ditjen Bimas Hindu 2020-2024

Salah satu aspek dari program ini adalah internalisasi nilai budaya pada siswa SMA/SMK, yang merupakan bagian dari implementasi kurikulum Merdeka dan memiliki prioritas dalam program tersebut.

Kabid Penda Hindu menjelaskan bahwa Penguatan budaya dan moderasi beragama diintegrasikan dengan kurikulum Merdeka untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda. Hal ini dianggap sebagai jalur yang efektif dalam menumbuhkan tradisi berpikir kritis dan kreatif, yang merupakan indikator moderasi dalam menyikapi isu atau informasi.

“Budaya Bali dijadikan identitas yang kuat oleh generasi muda Hindu Bali. Mereka menyadari bahwa memiliki rasa bangga terhadap budaya sendiri adalah cara yang efektif untuk melindungi diri dari pengaruh budaya asing di tengah arus globalisasi yang semakin kuat” tutur KaKanwil

Lebih lanjut disampaikan bahwa selain melestarikan budaya, generasi muda juga memiliki peran penting sebagai penjaga stabilitas nasional. Dengan menerapkan moderasi beragama, mereka menjadi agen perubahan yang mampu menjaga kerukunan dan harmoni dalam masyarakat yang multikultural dan multiagama.

“Pentingnya moderasi beragama, terutama bagi generasi muda, tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah penerus bangsa yang memiliki peran besar dalam menjaga kedamaian dan harmoni di Indonesia. Dengan sikap inklusif dan toleran dalam beragama, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju Indonesia emas 2045” ujar Ida Ayu Putu Gede Dharma Yanti.

Melalui kegiatan ini Kabid Penda Hindu berharap agar generasi muda Hindu Bali dapat menjadi benteng yang kuat dalam melestarikan budaya dan menjaga stabilitas nasional dengan moderasi beragama. Dengan demikian, Indonesia dapat terus menjadi negara yang damai, harmonis, dan adiluhunng.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dari Senin, 22 April hingga Rabu, 24 April 2024. Kegiatan diikuti oleh 60 peserta dari 3 sekolah SMA/SMK di wilayah Kabupaten Buleleng, yaitu SMAN 1 Busungbiu, SMKN 1 Sawan dan SMKN 1 Sukasada, dengan jumlah peserta dari setiap sekolah sebanyak 20 orang.(ca)

Berita Sebelumnya
Kegiatan Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Hindu Di Kabupaten Buleleng Tahun 2019
Berita Berikutnya
Mewujudkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Hindu Sebagai Pelopor Penguatan Moderasi Beragama

Rekomendasi:

Berita Terbaru: