Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Mewujudkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Hindu Sebagai Pelopor Penguatan Moderasi Beragama

(Humas-Bali) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Pendidikan Hindu menggelar Kegiatan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Dilangsungkan dari tanggal 6 hingga 9 Mei 2024 dengan tema “Internalisasi Nilai-Nilai Luhur Bangsa Sebagai Kunci Moderat dan Harmoni dalam Bingkai Nasional Melalui Orientasi Pelopor  Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Hindu” dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni bertempat di Quest San Hotel Denpasar. Senin (06/05/2024). 

Orientasi diadakan untuk meningkatkan pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan Hindu terhadap konsep Moderasi Beragama. Menjadikan pendidik dan tenaga kependidikan Hindu sebagai garda terdepan/pelopor dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama terutama di lingkungan satuan pendidikan masing-masing;  

Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama menjadi program prioritas Kementerian Agama dan harus disosialisasikan secara masif. Kakanwil berharap peserta dapat memperkuat implementasi dalam sikap keteladanan dan bagaimana untuk bersikap di kehidupan bermasyarakat.

"Saya harapkan peserta orientasi mampu memberikan keteladanan bagi masyarakat disekitarnya, bersama-sama menjadi pelopor moderasi beragama yang baik, melalui metode-metode teori dan praktek yang diperoleh dalam orientasi ini maka saudara akan dapat mensosialisasikannya secara lebih mudah di masyarakat, memperoleh gambaran dan memahami apa yang harus dilakukan sebagai pelopor moderasi beragama", Kata Komang Sri Marheni. 

. Ditegaskan oleh Kakanwil bahwa kerjasama dan gotong royong sudah wariskan dari para leluhur bangsa Indonesia, bagaimana hidup saling bantu membantu. "Bali merupakan destinasi wisata dimana wisatawan asing dan domestik mengunjungi Pulau Bali sifatnya heterogen maka seluruh elemen masyarakat punya kewajiban untuk menjaga kerukunan umat beragama". ujar Kakanwil.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa sasaran pendidik dipilih karena dipandang sebagai upaya strategis untuk mengakselerasi penguatan moderasi beragama di sekolah. Dengan penguatan moderasi beragama diharapkan dapat memantapkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan pada umumnya serta tenaga pendidik dan kependidikan Hindu pada khususnya. 

Pendidikan sebagai jalur yang efektif dan strategis dalam menanamkan sebuah nilai, terlebih ketika diintegrasikan dengan kurikulum Merdeka, karena dalam implementasi kurikulum Merdeka penekanan proses pembelajaran pada tumbuhnya tradisi berpikir kritis dan kreatif.

Kegiatan orientasi diikuti 50 orang perwakilan dari pendidik dan tenaga kependidikan Hindu Kabupaten/Kota se-Bali dan tenaga kependidikan pada Bidang Pendidikan Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Bali. (iba/wyn)


Berita Sebelumnya
Kegiatan Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Hindu Di Kabupaten Buleleng Tahun 2019
Berita Berikutnya
Generasi Muda Yang Tangguh dan Berwawasan Kebangsaan Menuju Bangsa Yang Besar

Rekomendasi:

Berita Terbaru: