Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Generasi Muda Yang Tangguh dan Berwawasan Kebangsaan Menuju Bangsa Yang Besar

(Humas-Bali) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Pendidikan Hindu menyelenggarakan Kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan Siswa Hindu dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. Bali Komang Sri Marheni di Hotel Puri Nusa Indah, Jl. Waribang Denpasar Timur. Senin (13/05/2024)

Penguatan Wawasan Kebangsaan merupakan suatu urgensi bagi generasi muda dalam hal ini adalah siswa Hindu.  Ditengah Pengaruh budaya asing terhadap generasi muda sangat kuat dan membuat banyak anak muda kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari remaja sekarang seperti, gaya pergaulan remaja saat ini semakin jauh dari tuntunan agama dan budaya Bangsa Indonesia. Maka penyegaran atau penguatan  untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial dalam masyarakat yang multikultural mutlak diperlukan. 

Wawasan Kebangsaan akan membantu generasi muda mengetahui detail tentang sejarah dan budaya bangsa. Dengan mengetahui tentang masa lalu, mereka akan bisa menghargai dan menghormati orang-orang yang telah membantu menciptakan masa depan yang lebih baik. Dengan mengetahui budaya bangsa, generasi muda juga akan bisa menghargai serta menghormati perbedaan budaya di masyarakat Indonesia yang majemuk ini.

Kakanwil dalam sambutannya mengingatkan para siswa sebagai generasi yang sangat menguasai teknologi agar bijak dalam memanfaatkan teknologi tersebut.

"Pergunakanlah teknologi sebagai penyampai pesan dengan baik, untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan melalui media sosial dan konten digital melalui Instagram, facebook dan lainnya dengan mengedepankan rasa kebersamaan, cinta kasih, tidak membuat konten yang menyinggung orang lain ataupun keyakinan orang lain, agar terbina kedamaian serta kerukunan di negara kita", kata Komang Sri Marheni.

Kakanwil Komang Sri Marheni menegaskan kepada para siswa Hindu bahwa hendaknya dalam mengikuti kegiatan ini lebih membaur, tidak berkelompok sesuai daerah asal atau asal sekolah, sehingga dari hal-hal yang kecil ini bisa membiasakan diri untuk lebih mengenal perbedaan sehingga mulai terbangun sikap toleransi, dapat menghargai hak-hak orang lain dan juga mengetahui apa kewajiban diri masing-masing.

"Nasionalisme adalah suatu sikap menjaga dan menghormati identitas bangsa, dengan memiliki jiwa nasionalisme akan membantu kalian untuk andil membangun sebuah masyarakat Indonesia yang kuat dan berdaya saing dan ini bisa dimulai dari keluarga masing-masing sebagai unit terkecil dalam masyarakat, bagaimana kita harus menghormati orang tua sebagaimana mereka membesarkan dan merawat kita sejak dilahirkan, hingga bisa menempuh pendidikan seperti saat ini", ucap Kakanwil.

Sebagai penutup sambutannya Kakanwil mengingatkan para generasi muda untuk teguh menerapkan ajaran agama Hindu "Vasudhaiva Kutumbakam" yang berarti dunia adalah satu keluarga besar, hingga pada semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang menjadi perekat keberagaman Indonesia, membaur disini dalam kebinnekaan yang indah karena sebuah bangsa yang besar lahir dari generasi muda yang tangguh dan berwawasan kebangsaan luas.

Pembukaan dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Hindu Ida Ayu Putu Gede Dharma Yanti dan Ketua Tim Kerja Penda Hindu I Ketut Sudiana, serta Ketua Panitia Ida Ayu Nyoman Sri Udiyani. Kegiatan Orientasi Penguatan Wawasan Kebangsaan Siswa Hindu ini diikuti oleh 60 orang siswa SMA/K perwakilan dari Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 13-15 Mei 2024 (iba/cace)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Kegiatan Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Hindu Di Kabupaten Buleleng Tahun 2019
Berita Berikutnya
Workshop Penguatan Data EMIS Pasraman, Menuju Pengelolaan Data yang Lebih Baik

Rekomendasi:

Berita Terbaru: