Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Hadapi Penilaian WBBM, Ka Kanwil Komang Sri Marheni Rapatkan Barisan

(Humas Bali) Menghadapi tahap selanjutnya dalam penilaian pembangunan Zona Integritas Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Selasa (8/11/22) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni merapatkan seluruh barisannya. 

Bertempat di Audit Corner Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Komang Sri Marheni selaku Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali bersama Kabag TU, Kabid, Pembimas, Subkoordinator Umum dan Humas serta seluruh tim ZI melakukan pemantapan persiapan terkait kehadiran Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan pada hari Kamis, 10 Novermber 2022.

Tahun 2022 ini ada tiga satuan kerja dibawah Kementerian Agama Provinsi Bali yang mendapatkan jadwal untuk menerima kunjungan lapangan dari TPN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Guna menghadapi kehadiran TPN tersebut, Komang Sri Marheni sehari sebelumnya telah melakukan pembinaan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karangasem. Pembinaan yang dilakukan oleh Ka Kanwil untuk menyamakan model layanan yang ada agar mampu memberikan persepsi yang sama dalam menghadapi TPN.

Dihadapan Kabag TU, Kabid, dan Pembimas Ka Kanwil mengharapkan agar seluruh pegawai dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mampu memahami seluruh layanan yang ada serta memahami tupoksinya masing masing.

“Keunggulana layanan yang dimiliki oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali adalah bahwa kita begitu concern untuk memberikan layanan yang berkeadilan bagi semua umat. Salah satunya melalui layanan CINTA yang mengakomodir kebutuhan layanan bagi masyarakat kelompok rentan.” Jelas Ka Kanwil.  

Layanan berkeadilan dibuat oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali bukan untuk meraih penghargaan saja, tetapi karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi. 

Layanan CINTA (cakap dan sigap layani kelompok rentan) pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali untuk kemudian telah diteruskan dan dikembangkan pada seluruh satuan kerja di Kabupaten/Kota bahkan diterapkan juga di Madrasah. 

“Saya telah menginstruksikan kepada madrasah di Bali untuk mampu memberikan layanan maupun memfasilitasi pendidikan yang berkeadilan. Saat ini pun di Bali telah terdapat beberapa madrasah inklusif yaitu madrasah yang menyelenggarakan pendidikan dengan mengikutsertakan anak berkebutuhan khusus dan/atau mengalami hambatan dalam akses pendidikan untuk memperoleh pendidikan yang bermutu bersama- sama dengan peserta didik.” Jelas Marheni.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pertemuan secara virtual dengan Tim Penilai Internal dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI yang diwakili oleh ibu Siti Mudayaroh. Disampaikan bahwa saat ini penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tidak hanya berkutat pada layanan public yang dimiliki oleh Kantor Wilayah saja tetapi lebih jauh lagi dan juga memiliki standarisasi lebih tinggi yaitu menilai budaya kerja yang diterapkan pada satuan kerja yang dinilain.

Untuk itu peran serta dan sinergitas seluruh jajaran pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali sangat diharapkan agar apa yang sudah diperjuangkan selama ini mampu membuahkan hasil terbaik dan tentunya kedepannya mampu membawa nama baik Kementerian Agama menjadi lebih baik lagi.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Pelita dan Cinta Menjadi Unggulan Bagi Ka Kanwil Komang Sri Marheni Menghadapi TPN dari Kementerian PANRB

Rekomendasi:

Berita Terbaru: